Aspek Regulasi Diri

 


Regulasi diri merupakan fundamental dalam proses sosialisasi dan melibatkan
perkembangan fisik, kognitif, dam emosi (Papalia, 2000). Siswa dengan regulasi diri pada
tingkat yang tinggi akan memiliki kontrol yang baik dalam mencapai tujuan akademisnya.
Menurut Schunk dan Zimmerman (dalam Khairuddin, 2014) menyatakan bahwa
regulasi diri mencakup tiga aspek:
a. Metakognisi
Metakognisi menurut Schunk & Zimmerman (dalam Khairuddin, 2014) adalah
kemampuan individu dalam merencanakan, mengorganisasikan atau mengatur,
menginstruksikan diri, memonitor dan melakukan evaluasi dalam aktivitas belajar.
b. Motivasi
Zimmerman dan Schunk (dalam Khairuddin, 2014) mengatakan bahwa motivasi
merupakan pendorong (drive) yang ada pada diri individu yang mencakup persepsi
terhadap efikasi diri, kompetensi otonomi yang dimiliki dalam aktivitas belajar.
Motivasi merupakan fungsi dari kebutuhan dasar untuk mengontrol dan berkaitan dengan
perasaan kompetensi yang dimiliki setiap individu.
c. Perilaku
Perilaku menurut Zimmerman dan Schunk (dalam Khairuddin, 2014) merupakan upaya
individu untuk mengatur diri, menyeleksi, dan memanfaatkan lingkungan maupun
menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas belajar.

Comments

Popular Posts