Definisi Kemandirian
Menurut Steinberg (2010) kemandirian merupakan bagian penting
untuk menjadi dewasa sama halnya dengan membangun jati diri, seperti
menegakkan identitas. Remaja awal yang mandiri dapat mengatur dirinya
sendiri dalam tahap perkembangan mendasar pada remaja. Kemandirian
pada remaja awal meliputi, kemandirian emosional, kemandirian perilaku,
serta kemandirian kognitif (sering disebut kemandirian nilai). Kemandirian
juga bukan hanya tentang bertindak secara mandiri, namun juga merasa
mandiri dan mampu berpikir secara mandiri. Dengan demikian remaja awal
yang mandiri mereka mampu melibatkan keyakinan, pendapat serta nilainilai atas hal yang di pelajari, misalnya remaja awal belajar dari kegagalan
dan yakin bahwa dirinya akan menjadi yang terbaik. Remaja awal yang
memperoleh kemandirian adalah remaja awal yang dapat memiliki
kemampuan untuk mengatur diri sendiri secara bertanggung jawab,
meskipun tidak ada pengawasan dari orang tua. Situasi ini menyebabkan
remaja memiliki tanggung jawab baru mengenai dirinya dan tidak
bergantung kepada orang tua.
Kemandirian berkembang dimulai saat individu masih kecil dan
akan terus berkembang sejalan dengan bertambahnya usia, dan pada
kenyataannya tidak ada individu yang mandiri secara mutlak karena
manusia merupakan makhul sosial yang hidup (Damayanti dan Suryadi,
2003). Berkembangnya kemandirian pada diri seorang remaja awal tidak
terlepas dari peran orang tua dalam mendidik, menanamkan dan
menerapkan nilai-nilai pada anak. Perwujudan kemandirian seseorang dapat
dilihat dari kemampuannya untuk berani menentukan pilihan, percaya
bahwa diri mampu untuk mengorganisasikan diri sendiri dan mampu untuk
menghasilkan sesuatu dengan baik.
Comments
Post a Comment