Hubungan Antara Konflik Orang Tua dan Regulasi Emosi Remaja

 


Manusia mengalami tahapan-tahapan perkembangan dalam
kehidupannya. Salah satu tahapan yang dilewati yaitu masa kanak-kanak.
Anak-anak cenderung memiliki karakteristik yang energik, alami, kreatif,
dan memiliki keinginan untuk berekspresi dengan lingkungannya. Periode
perkembangan pada masa anak-anak yaitu periode prakelahiran (prenatal
period), masa bayi (infancy), masa awal anak-anak (early childhood) dan
masa pertengahan serta akhir anak-anak (middle and late childhood). Pada
masa anak-anak, kemampuan dalam menyalurkan emosi sangat beragam
terutama pada masa akhir anak-anak. Bahkan yang paling menonjol
dimilki oleh anak-anak dan remaja bermasalah adalah bahwa pada
umumnya mereka mengalami kesulitan dalam pengaturan emosi mereka
(Santrock, 2002). 
Kehidupan emosional pada anak-anak usia akhir berbeda dengan
kehidupan emosional pada masa-masa bayi, masa remaja, maupun masa
dewasa. Hal ini dikarenakan setiap manusia mengalami perubahan dalam
setiap perkembangan emosi. Beberapa perubahan yang penting dalam
perkembangan emosi pada masa anak-anak akhir yaitu peningkatan
kemampuan untuk memahami emosi kompleks, misalnya kebanggaan dan
rasa malu. Emosi-emosi ini menjadi lebih terinternalisasi (self generated)
dan terintegrasi dengan tanggung jawab personal; peningkatan
pemahaman bahwa mungkin saja seseorang mengalami dari satu emosi
dalam situasi tertentu; peningkatan kecenderungan untuk lebih
mempertimbangkan kejadian-kejadian yang menyebabkan emosi tertentu;
peningkatan kempuan untuk menekan atau menutupi reaksi emosional
yang negatif; dan penggunaan stategi personal untuk mengalihkan
perasaan tertentu seperti mengalihkan atensi atau pikiran ketika
mengalami emosi tertentu (Santrock, 2002),
Regulasi emosi merupakan suatu cara yang dapat digunakan
seseorang untuk mengontrol emosi negatif dalam diri mereka. Gross
(1999) mendefinisikan regulasi emosi sebagai cara individu
mempengaruhi emosi yang mereka miliki, kapan mereka merasakannya
dan bagaimana mereka mengalami atau mengekspresikan emosi tersebut.

Comments

Popular Posts