Indikator-Indikator Modal Psikologis

 Menurut Luthans dan Youssef (2004: 157) dan Jung dan Yoon (2015: 1156) modal psikologis memiliki empat indikator, yaitu: a. Keyakinan diri (self-efficacy) Keyakinan diri adalah kepercayaan seorang karyawan tentang kemampuannya untuk mengontrol sumber daya kognitifnya, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil kerja yang maksimal (Luthans & Youssef, 2004: 158). Karyawan yang memiliki keyakinan diri (self-efficacy) akan memilih tugas yang menantang, meningkatkan motivasi, dan berusaha untuk mencapai keberhasilan dari tugasnya, serta mampu bertahan ketika menghadapi kesulitan. Terdapat empat cara yang dapat meningkatkan kemampuan self-efficacy (Bandura, 1977: 195). Pertama, keyakinan diri dapat dikembangkan saat karyawan mengalami kesuksesan (penguasaan terhadap tugas). Kedua, keyakinan diri dapat dikembangkan saat karyawan belajar melakukan sesuatu dengan mengamati orang lain (pembelajaran pribadi) pada 29 kelompok perbandingan yang bersangkutan saat menyelesaikan suatu tugas. Ketiga, keyakinan diri dikembangkan saat karyawan meyakini atau menerima timbal balik yang positif dari saling menghormati orang lain. Keempat, keyakinan diri ditingkatkan melalui pengurangan tingkat reaksi stres dan tekanan selama bekerja, serta mengubah kecenderungan emosi negatif. b. Harapan (hope) Harapan didefinisikan sebagai keadaan kognitif atau pikiran seseorang yang mampu menetapkan tujuan dan harapan realistis namun menantang sehingga mencapai tujuan tersebut melalui penentuan, energi, dan persepsi diri yang terarah pada pengendalian internal individu (Luthans et al., 2007: 545). Seseorang memerlukan energi untuk mencapai tujuan yang ingin diraihnya dengan memberikan tekad dan kemauan yang tinggi. Harapan yang tinggi dapat muncul dikarenakan individu merasa seperti memiliki suatu kemampuan untuk mengembangkan cara dalam meraih sesuatu yang diinginkannya, sehingga memberikan kemampuan untuk melakukannya dan mencari cara alternatif menuju pencapaian tujuan agar berhasil atau sukses (Luthans & Youssef, 2004: 159). c. Optimisme (optimism) Optimisme didefinisikan sebagai suatu harapan dari diri individu akan terjadinya berbagai peristiwa positif di masa sekarang dan masa yang akan datang (Luthans & Youssef, 2004: 159). Lebih jauh lagi, perasaan optimis menentukan pada alasan dan sebab yang digunakan untuk menjelaskan alasan terjadinya peristiwa tertentu baik peristiwa yang positif maupun negatif, baik 30 terjadi pada masa lalu, sekarang, atau masa depan. Secara realistis, optimisme mencakup evaluasi terhadap sesuatu yang dapat dicapai dan tidak dapat dicapai seseorang dalam keadaan tertentu, sehingga memunculkan keyakinan diri dan harapan untuk berhasil (Luthans et al., 2007: 547). Seseorang yang memiliki perasaan optimis akan selalu mengharapkan kejadian yang positif dan diinginkan di masa depan, sementara orang pesimis adalah orang yang terus-menerus memiliki pemikiran negatif dan yakin bahwa kejadian yang tidak diinginkan akan terjadi (Luthans et al., 2007: 547). d. Ketahanan (resilience) Ketahanan adalah kemampuan individu yang berhasil bangkit kembali dari berbagai keterpurukan dan kegagalan yang terjadi dalam kehidupannya, serta mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut (Luthans & Youssef, 2004: 160). Ketahanan juga dapat didefinisikan sebagai kapasitas psikologi positif seseorang untuk bangkit kembali dari kesengsaraan, ketidakpastian, konflik, kegagalan, atau bahkan perubahan positif, kemajuan dan peningkatan tanggung jawab (Luthans & Jensen, 2002: 305). Karyawan yang memiliki ketahanan akan lebih cepat dalam melakukan penyesuaian dan adaptasi untuk mengubah suatu kegagalan menjadi sebuah keberhasilan. Ketahanan bukan hanya suatu perjuangan atau usaha karyawan dalam mencapai kinerja yang diharapkan, namun juga merupakan suatu pembelajaran untuk menghadapi perubahan yang tidak pasti. Individu sebenarnya menjadi lebih tangguh atau kuat terhadap situasi yang merugikan, jika individu tersebut dapat bangkit 31 kembali dari kegagalan yang telah terjadi sebelumnya (Luthans et al., 2007: 547). 

Comments

Popular Posts