Karakteristik siswa yang memiliki kemampuan belajar dengan regulasi diri.
Zimmerman (dalam Montalvo dan Torres, 2004), telah memberikan
gambaran perbedaan karakteristik antara siswa yang menerapkan dan tidak
menerapkan kemampuan belajar dengan regulasi diri dalam proses belajarnya,
yaitu:
a. Mengetahui cara menggunakan serangkaian strategi kognitif yang
membantu dalam mentransformasi, mengorganisasi, mengelaborasi, dan
menemukan kembali informasi.
b. Mengetahui bagaimana merencanakan, mengontrol, dan mengatur proses
mental menjadi prestasi dari tujuan individu (metakognisi).
c. Mampu menentukan keyakinan motivasi dan emosi yang tepat.
d. Merencanakan waktu dan usaha yang akan digunakan untuk mencapai
tujuan.
e. Melakukan peningkatan yang menunjukkan usaha terbaik dalam proses
belajar.
f. Mampu menjalani kondisi yang menuntut serangkaian strategi, yang
bertujuan mempertahankan konsentrasi, usaha, dan motivasi selama
melakukan tugas akademis.
Selain itu, Montalvo (2004) menjelaskan karakteristik perilaku siswa
yang memiliki ketrampilan belajar dengan regulasi diri antara lain sebagai
berikut:
a. Terbiasa menggunakan strategi kognitif (pengulangan, elaborasi dan
organisasi) yang membantu mereka untuk memperhatikan,
mentransformasi, mengorganisasi, mengelaborasi, dan menguasai
informasi.
b. Mengetahui bagaimana merencanakan, mengorganisasikan, dan
mengarahkan proses mental untuk mencapai tujuan personal (metakognisi).
c. Memperlihatkan seperangkat keyakinan motivasional dan emosi yang
adaptif, seperti tingginya keyakinan diri secara akademik, memiliki tujuan
belajar, mengembangkan emosi positif terhadap tugas (senang, puas,
antusias), memiliki kemampuan untuk mengontrol dan memodifikasinya,
serta menyesuaikan diri dengan tuntutan tugas dan situasi belajar khusus.
d. Mampu merencanakan, mengontrol waktu, dan memiliki usaha terhadap
penyelesaian tugas, tahu bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang
menyenangkan, seperti mencari tempat belajar yang sesuai atau mencari
bantuan dari guru dan teman jika menemui kesulitan.
e. Menunjukkan usaha yang besar untuk berpartisipasi dalam mengontrol dan
mengatur tugas-tugas akademik, iklim, dan struktur kelas.
f. Mampu melakukan strategi disiplin, yang bertujuan menghindari gangguan
internal dan eksternal, menjaga konsentrasi, usaha, dan motivasi selama
menyelesaikan tugas.
Comments
Post a Comment