Pengertian dukungan sosial
Sebagai mahkluk sosial sejak dilahirkan, manusia tentu membutuhkan bantuan
maupun dukungan dari sesamanya dan lingkungan. Peran lingkungan terutama orang
tua, teman-teman, dan rekan kerja dalam kehidupan seseorang memiliki peran
penting dalam perkembangan karakteristik individu. Dukungan sosial dapat
memberikan kemampuan penyesuaian diri yang baik sehingga dapat membantu
individu dalam menghadapi tuntutan lingkungannya. Dharmasaputra dan Satiningsih
(2013: 2) menyatakan bahwa dalam lingkungan kerja diperlukan dukungan sosial
yang berasal dari teman kerja diharapkan dapat memberikan motivasi pada pegawai
untuk meningkatkan kinerja supaya lebih maksimal.
Baron & Byrne (dalam Kholid 2015: 22) mendefinisikan dukungan sosial
sebagai bentuk kenyamanan secara fisik dan psikologis yang diberikan teman,
maupun keluarga. Sarafino & Smith (2010: 81) menyatakan bahwa dukungan sosial
merupakan bentuk kenyamanan, kepedulian, dan harga diri maupun bantuan yang
disediakan bagi seseorang melalui orang lain maupun kelompok. Dukungan sosial
dapat bersumber dari istri maupun orang yang dicintai, keluarga, teman, rekan kerja
maupun organisasi. Dukungan sosial dapat diberikan melalui beberapa cara yaitu
perhatian emosional yang diekspresikan melalui rasa suka, cinta, atau empati,
kemudian bantunan instrumental, dan pemberian informasi tentang situasi yang ada,
arahan, dan nasehat (Sarafino & Smith, 2010: 81).
Orang-orang yang mendapatkan dukungan sosial percaya bahwa mereka dicintai,
berharga dan merupakan bagian dari jaringan sosial seperti keluarga dan komunitas
yang dapat membantu setiap kali dibutuhkan, sehingga dukungan sosial merupakan
bentuk perilaku yang dilakukan oleh orang lain maupun pihak yang memperoleh
dukungan (Sarafino & Smith, 2010: 81). Dukungan sosial turut memiliki keterkaitan
dengan tingkat stres dalam pekerjaan yang diperkuat dengan riset yang menunjukkan
bahwa terdapat penurunan tekanan darah selama bekerja pada individu yang memiliki
dukungan sosial dibanding individu tanpa dukungan sosial (Sarafino & Smith, 2010:
83). Penelitian tersebut sejalan dengan buffering hypothesis yang menyatakan bahwa
dukungan sosial memengaruhi kesehatan individu dengan melindungi individu dari
efek negatif stres.
Comments
Post a Comment