Pengertian Kecerdasan Emosional

 


Akar kata emosi adalah movere dari bahasa latin yang berarti menggerakkan
atau bergerak, yang ditambah dengan imbuhan e berarti bergerak menjauh yang
menyiratkan arti kecenderungan untuk bertindak. Goleman (2004: 7)
menyebutkan emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak, rencana
seketika untuk mengatasi masalah yang telah ditanamkan secara berangsur-angsur
oleh evolusi.
Menurut Cooper (2002: 15) kecerdasan emosional adalah kemampuan
merasakan, memahami dan secara efektif menerapkan daya dan kepekaan emosi
sebagai sumber energi, informasi, koneksi dan pengaruh yang manusiawi.
Kecerdasan emosi adalah bahan bakar yang tidak tergantikan bagi otak agar
mampu melakukan penalaran yang tinggi, motus-anima, jiwa yang menggerakkan
individu, kemampuan memotivasi diri tahan terhadap frustasi, kemampuan
mengendalikan dorongan hati serta menjaga dari stress untuk tidak mengganggu
proses berfikir (Belferik, 2004: 135).
Individu yang mampu memahami emosi individu lain, dapat bersikap dan
mengambil keputusan dengan tepat tanpa menimbulkan dampak yang merugikan
kedua belah pihak. Emosi dapat timbul setiap kali individu mendapatkan
rangsangan yang dapat mempengaruhi kondisi jiwa dan menimbulkan gejolak dari
dalam. Emosi yang dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan untuk mendukung 
keberhasilan dalam berbagai bidang karena pada waktu emosi muncul, individu
memiliki energi lebih dan mampu mempengaruhi individu lain.

Comments

Popular Posts