Pengertian pelatihan Manajemen diri
Pelatihan merupakan suatu usaha yang terencana untuk
diselenggarakan agar tercapai penguasaan akan keterampilan,
pengetahuan, dan sikap yang relevan terhadap pekerjaan atau
kehidupannya (As’ad, dalam Sutrisno 2009).
Cormier dan Cormier (dalam Hartono dan Soemardji, 2012)
menjelaskan bahwa manajemen diri merupakan suatu proses terapi di
mana konseli mengarahkan perubahan perilaku klien dengan satu atau
lebih strategi terapi secara kombinatif. Strategi yang terdapat dalam
manajemen dirimerupakan sebuah rangkaian yang tidak dapat dipisahkan.
Suatu pelatihan terdapat sebuah tujuan yaitu mengubah suatu
perilaku tertentu yang diinginkan agar dapat menjadi lebih baik. Godat
dan Brigham (1999) mengatakan bahwa salah satu bidang dalam aplikasi
analisis perilaku yang tampak menjanjikan dalam meningkatkan prestasi
dalam organisasi adalah pelatihan manajemen diri.
Pelatihan manajemen diri merupakan suatu usaha dalam mengatur
lingkungan, menetapkan tujuan yang spesifik, dan menghasilkan
konsekuensi atas tindakan, sehingga individu dapat berpikir untuk
melakukan kontrol lebih besar atas hidup mereka. Komalasari (2011)
menyebutkan bahwa dalam pelatihan manajemen dirikeberhasilannya
ditentukan oleh individu yang bersangkutan, guru berperan sebagai
pencetus gagasan, fasilitator yang membantu merancang program serta
motivator. Dalam pelatihan manajemen diri, sebuah perubahan perilaku
yang utama adalah muncul dari dalam diri.
Sesuai yang dikemukakan oleh O’Keefe dan Berger (dalam
Miranti, 2009) yaitu tujuan dari pelatihan manajemen diri adalah untuk
mendorong diri agar dapat mengaktualisasikan potensi diri secara optimal
dalam aspek emosi, tingkah laku, dan intelektual, agar dapat
meningkatkan kualitas kehidupan diri sendiri dan orang lain yang dikenal.
Dalam menjalankan pelatihan manajemen diri, individu akan menentukan
pilihan-pilihan dengan tujuan mengatur setiap aspek dalam hidupnya,
yang berkaitan dengan motivasi, waktu, kebiasaan, hubungan personal,
dan self esteem.
Comments
Post a Comment