Pengertian Penyesuaian Diri

 


Menurut Scheneiders dalam Ghufron dan Rini (2012), menyatakan bahwa
penyesuaian diri pada prinsipnya merupakan suatu proses yang mencakup respon
mental dan tingkah laku, dimana individu dapat berusaha mengatasi konflik dan
frustasi yang di alaminya, sehingga dapat terlihat tingkat keselarasan atau harmoni
antara kebutuhan dari dalam diri dengan apa yang di harapkan oleh lingkungan
dimana individu tinggal.
Pendapat lain mengemukakan seseorang dapat dikatakan penyesuaian diri
baik, mampu melakukan rangsangan yang yang matang atau tepat, dengan
demikian remaja sering kali dihadapkan dengan kecemasan, konflik, dan frustasi.
Menurut Baum, tingkah laku penyesuaian diri diawali dengan stres, yaitu suatu
keadaan di mana lingkungan mengancam atau membahayakan keberadaan atau
kesejahteraan atau kenyamanan diri seseorang (Desmita, 2017).
Manusia dalam hidupnya tidak pernah terlepas dari hubungannya dengan
orang lain, baik manusia dengan manusia dan manusia dengan makhluk lainnya.
Dalam hal ini peneliti beranggapan bahwa manusia dalam melakukan proses
hubunganya dengan manusia lain membutuhkan penyesuian diri yang baik agar
terciptanya hubungan yang harmonis, seperti yang telah peneliti paparkan di atas
bahwa manusia membutuhkan kemampuan penyesuaian diri yang baik agar
mempunyai hubungan interper sonal dan intersosial yang memuaskan.

Comments

Popular Posts