Pengertian Regulasi Diri

 


Regulasi diri merupakan proses penting pada tiap diri seseorang dalam
melakukan aktivitasnya dengan menentukan, merencanakan atau mengontrol
perilaku mereka agar dapat mencapai tujuan dan target yang telah mereka
tetapkan.
Regulasi diri dalam bahasa inggris yaitu self regulation. Self artinya yaitu
diri, dan regulation berarti terkelola. Jadi regulasi diri yaitu pengelolaan diri.
Regulasi diri berakar dari teori Albert Bandura tentang teori sosial kognitif yang
mengemukakan bahwa kepribadian sesorang terbentuk dari kognitif, perilaku dan
lingkungan mereka. Menurut Bandura (Bandura, 1986;2005), regulasi diri 
merupakan kemampuan untuk mengatur tingkah laku dan menjalankan tingkah
laku tersebut sebagai yang berpengaruh terhadap performansi seseorang mencapai
tujuan atau prestasi sebagai bukti peningkatan. Regulasi diri berkaitan dengan
bagaimana individu mengaktualisasikan dirinya dengan menampilkan serangkaian
tindakan yang ditujukan pada pencapaian taget. Sedangkan menurut Zimmerman
(2008) menyatakan bahwa regulasi diri merujuk pada pikiran, perasaan, dan
tindakan yang terencana oleh diri dan terjadi secara berkesinambungan sesuai
dengan upaya pencapaian tujuan pribadi.
Howard & Miriam mengungkapkan bahwa regulasi diri merupakan proses
dimana seseorang dapat mengatur pencapaian dan aksi mereka sendiri,
menentukan target untuk mereka, mengevaluasi kesuksesan mereka saat mencapai
target tersebut dan memberikan penghargaan pada diri mereka sendiri karena telah
mencapai tujuan tersebut (Howard S. Friedman & Miriam W. Schustack, 2008).
Regulasi diri merujuk pada dilakukannya kontrol terhadap diri sendiri, untuk
menjaga diri agar tetap berada dalam jalur yang sesuai dengan standar yang
dikehendaki (Vohs & Baumeister, 2004).

Comments

Popular Posts