Strategi Meningkatkan Efikasi Diri Siswa

 


Menurut Stipek (1996, 2002) dalam Santrock (2007: 525) terdapat
beberapa strategi untuk meningkatkan efikasi diri siswa :
a. Ajarkan strategi spesifik. Ajari siswa strategi, seperti menyusun
garis besar dan ringkasan, yang dapat meningkatkan kemampuan
mereka untuk fokus pada tugas mereka.
b. Bimbing siswa dalam menentukan tujuan. Bantu mereka membuat
tujuan jangka pendek setelah mereka membuat tujuan jangka
panjang. Tujuan jangka pendek terutama membantu siswa untuk
menilai kemajuan mereka.
c. Pertimbangkan mastery. Beri imbalan pada kinerja murid, imbalan
yang mengisyaratkan penghargaan penguasaan atas materi, bukan
imbalan hanya karena melakukan tugas.
d. Kombinasikan strategi training dengan tujuan. Kombinasi strategi
training dan penentuan tujuan dapat memperkuat keahlian dan
efikasi diri siswa. Beri umpan balik pada siswa tentang bagaimana
strategi belajar mereka berhubungan dengan kinerja mereka.
e. Sediakan dukungan bagi siswa. Dukungan positif dapat berasal dari
guru, orang tua, dan teman sebaya. Terkadang guru cukup berkata
kepada siswa “Kamu bisa melakukan ini.”
f. Pastikan agar murid tidak terlalu semangat atau tidak terlalu cemas.
Jika murid terlalu takut dan meragukan prestasi mereka maka rasa
percaya diri mereka bisa hilang.
g. Beri contoh positif dengan orang dewasa dan teman. Karakteristik
tertentu dari model atau teladan ini bisa membantu murid
mengembangkan efikasi diri mereka. Misalnya, murid yang melihat
guru dan temannya mengatasi dan menguasai tantangan secara
efektif seringkali akan mengadopsi perilaku dari guru dan
temannya itu. Modelling amat efektif dalam meningkatkan efikasi
diri apabila murid melihat teman yang sukses adalah teman yang
kemampuannya sama dengan dirinya. 

Comments

Popular Posts