Efikasi Diri Mempengaruhi Perilaku dan Kognisi
Tingkat efikasi diri yang dimiliki seseorang mampu mempengaruhi perilaku dan kognisi seseorang. Ormrod (2008) menyebutkan terdapat empat hal yang dapat dipengaruhi oleh efikasi, yaitu:a.Pilihan aktivitasSeseorang lebih untukmemilih tugas dan aktivitas yang mereka yakin akan berhasil dan menghindari tugas dan aktivitas yang mereka yakin akan gagal. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tinggi rendahnya efiksi diri seseorang dapat mempengaruhi aktivitas maupun tugas yang akan mereka ambil.b.TujuanSeseorang lebih menetapkan tujuan yang lebih tinggi bagi diri mereka sendiri ketika mereka memiliki efikasi diri yang tinggi dalam bidang tertentu. Jadi, seseorang dengan efikasi diri yang tinggi pada suatu bidang tertentu akan mampumenentukan tujuan yang lebih tinggi bagi diri mereka sendiri di bidang tersebut.c.Usaha dan persistensiSeseorang dengan tingkat efikasi diri yang tinggi lebih mugkin mengerahkan segenap tenaga ketika mencoba suatu tugas baru, mereka juga lebih gigih dan tidak mudah menyerah. Sebaliknya, seseorang yang memiliki efiksi diri yang rendah akan cenderung bersikap setengah hati pada suatu tugas dan mudah menyerah menghadapi kesulitan.d.Pembelajaran dan prestasiSeseorang denganefikasi diri yang tinggi cenderung lebih banyak belajar dan berprestasi daripada seseorang yang memiliki efikasi diri yang rendah. Dengan kata lain, ketika beberapa individu memiliki kemampuan yang sama, mereka yang yakin dapat melakukan suatu tugas lebihmungkin menyelesaikan tugas tersebut secara sukses dari pada mereka yang tidak yakin mampu mencapai keberhasilan
Comments
Post a Comment