Saluran Komunikasi
Semakin banyak saluran komunikasi maka penyediaan informasi juga bisa
meluas dan mengontrol lingkungan demi keterbukaan dan terjalinnya komunikasi
dua arah yang memungkinkan masyarakat memberikan umpan balik. Saluran
komunikasi tersebut diantaranya: (Kriyantono, 2015:257)
a. Saluran tatap muka langsung, seperti membuka pusat informasi dalam
sebuah crisis center, yaitu siap 24 jam untuk menyediakan dan
memberikan follow up informasi dari masyarakat. Tempat ini juga dapat
dijadikan tempat koferensi pers untuk menyediakan informasi bagi media.
b. Saluran media massa, yaitu menyediakan informasi kepada wartawan
media massa (misalnya, press release, fasctsheets, backgrounders atau
presstour)
c. Media nirmasa mencakup surat menyurat, internet, selebaran-selebaran,
majalah internal atau majalah dinding
d. Media online. Untuk media online ini terdapat ebeberapa istilah lain,
seperti media alternatif atau Computer-Medianted ommuincation (CMC).
Saat ini pun dikneal istilah baru seperti microblogging mediated
communications, yaitu bentuk baru dari kegiatan komunikasi dimana
pengguna dapat mendeskripsikan opininya secara singkat dan di
distribusikan dengan menggunakan pesan-pesan instan seperti mobile
phone, email, website, facebook atau twitter. Media sosial ini memiliki
dua fungsi bagi aktivitas kehumasan: (1) sumber infomrasi atau isu-isu
dan opini publik; (2) Sebagai alat untuk mengontrol infomrasi melalui
penyediaan informasi yang factual, up to date, terbuka dan resiprokal.
Strategi komunikasi krisis dalam menyampaikan pesan nya menggunakan
berbagai macam saluran komunikasi yang sudah dilakukan dirasa cukup
membantu dalam menangani suatu krisis, tetapi itu semua belum cukup disitu
karena krisis merupakan persoalan yang menjadi baik atau buruknya suatu
organisasi/instansi pemerintah.
Comments
Post a Comment