Pengaruh Brand Awareness dan Persepsi Resiko Terhadap Minat Beli Konsumen

 


Konsumen kadang tidak mempunyai informasi yang cukup mengenai
sebuah produk dan kadang tidak mempunyai banyak waktu untuk memilih produk
yang dibutuhkan. Brand Awareness akan membantu konsumen untuk memilih
sebuah produk karena konsumen dengan segera memilih sebuah produk yang
sudah terkenal. Brand Awareness akan mengurangi resiko yang akan ditanggung
oleh konsumen (Shimp dan Bearden, 1982 dikutip dari Wu, et al. (2011)). Rao
dan Monroe (1989) dikutip dari Wu, et al. (2011)) secara khusus melakukan
kajian ulang mengenai pengaruh harga, Brand Awareness dan nama toko pada
persepsi pembeli tentang kualitas produk. Pada penelitian ini indikato, Brand
Awareness dan nama toko, ditelaah pengaruhnya baik sebagai indikator tunggal
ataupun secara bersama-sama sebagai atribut gabungan (multi atribut) pada
persepsi pembeli tentang kualitas. Hanya saja dalam penelitian ini tidak menelaah
lebih lanjut pengaruhnya pada variabel minat yang dirasakan dan keinginan
membeli. Kaitan antara Brand Awareness dengan purchase intention
dikemukakan Kotler dan Keller (2009). Dikemukakan bahwa Brand Awareness
akan berpengaruh langsung terhadap tingginya minat beli terhadap suatu produk.
Hal tersebut didukung oleh pendapat Gaeff (1996) dikutip dari Wu, et al. (2011))
yang menyatakan bahwa perkembangan pasar yang demikian pesat mendorong
konsumen untuk lebih memperhatikan Brand Awareness dibandingkan
karakteristik fisik suatu produk dalam memutuskan pembelian. Hal tersebut
menjustifikasi pengaruh Brand Awareness terhadap minat beli.

Comments

Popular Posts