Ekuitas Merek

 


Ekuitas merek (brand equity) merupakan seperangkat aset dan
keterpercayaan yang terkait dengan merek tertentu, yang bisa menambah atau
mengurangi nilai yang diberikan oleh produk dan jasa (Kotler dan Keller,
2009). Selanjutnya Aaker (2013:204) menambahkan bahwa, ekuitas merek
meliputi serangkaian asosiasi dan perilaku yang ada pada pelanggan terhadap
merek, anggota saluran distribusi, dan perusahaan yang memungkinkan suatu
merek dapat memberikan kekuatan, daya tahan, dan memiliki keunggulan
yang menjadi pembeda dengan para pesaingnnya.
Kekuatan suatu merek (brand equity) dapat diukur berdasarkan 7
indikator, yaitu:
1. Leadership: Kemampuan untuk mempengaruhi pasar, baik harga maupun
atribut non-harga.
2. Stability: Kemampuan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.
3. Market: Kekuatan merek untuk meningkatkan kinerja toko atau distributor.
4. Internationality: Kemampuan merek untuk keluar dari area geografisnya
atau masuk ke negara atau daerah lain.
5. Trend: merek menjadi semakin penting dalam industri.
6. Support: Besarnya dana untuk mengkomunikasikan merek.
7. Protection: Merek tersebut mempunyai legalitas.
Ekuitas merek dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan antara
lain sebagai berikut: 
1. Ekuitas merek yang kuat dapat membantu perusahaan untuk menarik
minat calon konsumen agar menjalin hubungan yang baik dengan para
pelanggan dan dapat menghilangkan keraguan konsumen terhadap kualitas
produk.
2. keseluruhan elemen ekuitas merek dapat mempengaruhi keputusan
pembelian konsumen karena ekuitas merek yang kuat akan mengurangi
keinginan konsumen untuk berpindah ke merek lain.
3. Konsumen yang memiliki loyalitas tinggi terhadap merek tentunya tidak
akan mudah berpindah ke merek pesaing, walaupun pesaing melakukan
inovasi pada produknya, hal ini dapat diartikan bahwa konsumen tidak
mudah terpengaruh terhadap produk pesaing meskipun pesaing telah
melakukan perubahan.
4. Asosiasi merek akan berguna bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi
atas keputusan strategi perluasan merek.
5. Perusahaan yang memiliki ekuitas merek yang kuat dapat menentukan
harga premium atau menentukan harga pada prodaknya sendiri tanpa
berpatokan pada produk lain serta mengurangi ketergantungan terhadap
promosi perusahaan.
6. Ekuitas merek yang kuat dapat menghemat pengeluaran biaya pada saat
perusahaan memutuskan untuk melakukan perluasan merek.
7. Ekuitas merek yang kuat dapat menciptakan loyalitas saluran distribusi
yang akan meningkatkan penjualan perusahaan. 
8. Empat elemen inti ekuitas merek (brand awareness, perceived quality,
brand associations, brand loyalty) yang kuat dapat meningkatkan kekuatan
elemen ekuitas merek lainnya seperti kepercayaan konsumen, dan lain –
lain.

Comments

Popular Posts