Media Iklan Televisi

 


Menurut Kotler dan Keller (2016), iklan televisi
umumnya diakui sebagai media periklanan yang paling kuat dan
menjangkau spektrum konsumen yang luas dengan biaya rendah
per eksposur. Tjiptono (2015) mengemukakan, iklan adalah
segala bentuk presentasi dan promosi gagasan, barang atau jasa
yang dibayar oleh sponsor yang teridentifikasi.
Menurut Assegaff dan Soekotjo (2018), media iklan
televisi adalah iklan yang menggunakan media televisi sebagai
alat komunikasi penyampaian pesannya. Media Iklan Televisi
memiliki dimensi-dimensi seperti yang dikemukakan oleh Nova
dan Nurdin (2019) yaitu :
a) Memberitahu mengenai produk baru
b) Memberitahu kegunaan baru suatu produk
c) Membuat pembeli tetap mengingat produk itu
Dalam mengukur pengaruh media iklan televisi, peneliti
menggunakan indikator yang dikemukakan oleh Istijanto (2005)
dalam Riskiana dkk (2017) yaitu : 
a) Nilai informasi
Iklan yang ditayangkan memiliki tujuan untuk
menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan kepada
konsumen yang melihatnya sehingga dapat menjelaskan
manfaat dan kualitas dari produk yang diiklankan.
b) Keyakinan membeli
Iklan yang diberikan kepada pemirsa harus mudah
diingat, dipahami, dan menunjukan manfaat produk yang
diinginkan oleh konsumen secara mendalam. Apabila iklan
sudah mengandung isi pesan dengan baik, maka konsumen
akan memiliki keyakinan untuk membeli produk tersebut.
c) Citra sosial
Iklan yang baik juga seharusnya dapat meyakinkan
pembeli bahwa mereka membuat keputusan yang tepat dalam
memutuskan untuk melakukan pembelian suatu produk
dengan mempertimbangkan citra dari produk tersebut yang
akan berdampak pada citra pembel

Comments

Popular Posts