Jenis NAPZA yang sering disalahgunakan
Menurut Sumiati dan Dinarti (2009), NAPZA yang sering
disalahgunakan ialah:
.1. Opiodia
Opiodia dihasilkan dari getah Opium Poppy yang diolah
menjadi Morfin, kemudian dengan proses tertentu sehingga
menghasilkan Putaw, dimana Putaw mempunyai kekuatan
10 kali melebihi Morfin. Opioid sintetik mempunyai
kekuatan 400 kali lebih kuat daripada Morfin. Opioid atau
Opiate biasanya digunakan dokter sebagai analgetika kuat
berupa Perhidin, Methadone, Tawin, Codein, dan lain-lain.
Opioid disalahgunakan dangan cara disuntik atau dihisap,
dengan nama yang terkenal adalah Putaw, Black Heroin,
dan Brown Sugar.
2. Kokain
Kokain adalah zat adiktif yang sering disalahgunakan dan
merupakan zat yang sangat berbahaya. Kokain merupakan
alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar
Erythroxylon Coca, yang berasal dari Ameriak Selatan,
dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyahkunyah oleh penduduk setempat untuk mendapat efek
stimulan.
3. Kanabis
Kanabis (ganja) mengandung Delta-9 tetra-hidrokanabinol
(THC). Ganja yang dibentuk seperti rokok merupakan
tanaman yang sudah dikeringkan dan dirajang. Kemudian
dilinting seperti tembakau. Komlikasi yang mungkin terjadi
ialah sindrom amotivasional, yaitu sekumpukan gejala yang
timbul karena penggunaan ganja dalam jangka waktu lama
dan dalam jumlah yang banyak sehingga mengakibatkan
kemampuan bicara, baca, hitung akan menurun,
kemampuan dan keterampilan social terhambat,
menghindari persoalan bukan menyelesaikannya, gerak
anggota badan lambat, perhatian terhadap lingkungan
sekitar berkurang sampai tidak bereaksi sama sekali ketika
dipanggil, mudah percaya mistik, kurang semangat dalam
bersaing dan kerang memikirkan masa depan. Perubahan
fisik juga terjadi seperti mulut kering, hipotensi ortostik,
bronchitis, immunosupresi, penurunan testosteron dan
sperma, gangguan menstruasi dan ovulasi, cemas, paranoid,
dan panic, kesulitan pengambilan keputusan, gangguan
tidur, halusinasi, dan delusi.
.4. Amfetamin
Nama generik Amfetamin ialah D-pseudo efedrin yang
digunakan sebagai dekongestan. Amfetamin terdiri dari 2
jenis yaitu MDMA (Methile Dioxy Methamhetamine) atau
ekstasi dan metamfetamin (sabu-sabu). Penggunaannya
melalui oral dalam bentuk pil. Kristal yang dibakar dengan
menggunakan kertas alumunium foil dan asapnya dihisap
atau dibakar dengan menggunakan botol kaca yang
dirancang khusus (Bong) atau Kristal yang dilarutkan
disuntikan melalui intravena. Komplikasi kesehatan yang
dapat ditimbulkan adalah meningkatnya denyut jantung dan
pernafasan, detak jantung iregular, penurunan fungsi fisik,
demam tinggi, gangguan kardiovaskular, dan cardiac arrest,
dan dampak penuruan psikologis.
.5. Alkohol
Alkohol diperoleh dari proses fermentasi madu, gula, sari
buah, atau umbi-umbian. Hasil fermentasi ini dapat
diperoleh alkohol dengan kadar tidak lebih 15% tetapi
dengan proses penyulingan dapat dihasilkan alkohol dengan
kadar tinggi, bahkan mencapai 100%. Alkohol dapat diserap
dengan cepat oleh saluran pencernaan, tanpa perlu dicerna
lagi. Kecepatan penyerapan tersebut tergantung dari kadar
alkohol serta ada atau tidak adanya makanan dalam
lambung. Masalah kesehatan yang ditimbulkan ialah
kematian akibat overdosis alkohol atau bercampurnya
alkohol dengan zat lain yang mendepresi susunan saraf
pusat, rusaknya jaringan dan organ kronis karena efek
toksik, kerusakan otak, fetal alkohol sindrom, trauma dan
kecelakaan. Alkohol ialah zat yang banyak dikonsumsi
orang melalui minuman (bir 2-5% alkohol, anggur 10-14%,
wiski, vodka 40-50% alkohol)
Comments
Post a Comment