Keputusan Pembelian

 


Schiffman dan Kanuk dalam Sumarwan (2015:357) mendefinisikan suatu
keputusan sebagai pemilihan suatu tindakan dari dua atau lebih alternatif. Seorang
konsumen yang hendak melakukan pilihan maka ia harus memiliki pilihan
alternatif. Setiadi (2015:342) menyatakan pengambilan keputusan (consumer
decision making) adalah proses pengintegrasian yang mengombinasikan
pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif, dan memilih
salah satu diantaranya.
Semua aspek pengaruh dan kognisi terlibat dalam pengambilan keputusan
konsumen, termasuk pengetahuan, arti kepercayaan yang diaktifkan dari ingatan
serta perhatian dan pemahaman yang terlibat dalam penerjemahan baru di
lingkungan. Akan tetapi, inti dari pengambilan keputusan konsumen adalah proses
pengintegrasian yang mengombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi dua
atau lebih perilaku alternatif, dan memilih salah satu di antaranya. Hasil dari
proses pengintegrasian ini ialah suatu pilihan, yang disajikan secara kognitif
sebagai keinginan berperilaku.
Setiadi (2015:343) memandang pengambilan keputusan konsumen sebagai
suatu pemecahan masalah dan mengasumsikan bahwa konsumen memiliki sasaran
yang ingin dicapai atau dipuaskan. Seorang konsumen menganggap sesuatu ialah
“masalah” karena konsekuensi yang diinginkannya belum dapat tercapai.
Konsumen membuat keputusan perilaku mana yang ingin dilakukan untuk dapat
mencapai sasaran mereka, dan dengan demikian memecahkan masalahnya

Comments

Popular Posts