Konsep Kematian Pada Lansia
Kecemasan sangat berkaitan dengan perasaan tidak pasti dan tidak berdaya,
Keadaan emosi ini tidak memiliki objek yang spesifik. Kecemasan yang tersering pada
lansia adalah tentang kematiannya. Orang mungkin menghadapi pikiran kematian dengan
rasa putus asa dan kecemasan, bukan dengan ketenangan hati dan rasa integritas. Pada
orang lansia biasanya memiliki kecenderungan penyakit kronis (menahun/berlangsung
beberapa tahun) dan progresif (makin berat) sampai penderitanya mengalami kematian.
Kondisi ini dialami secara subjektif dan dikomunikasikan dalam hubungan interpersonal.
Kecemasan merupakan respon emosional terhadap penilaian tersebut. Kapasitas dalam
cemas diperlukan untuk bertahan hidup, akan tetapi tingkat kecemasan yang parah tidak
searah dengan kehidupan (Stuart & Sundeen 2000 dalam Febrianita, 2017).
Kecemasan khususnya pada lansia semakin hari cenderung semakin meningkat
karena banyakanya faktor dari dalam tubuh lansia yang dapat mempengaruhi kecemasan
misalnya penurunan fungsi organ. Lansia yang berada di panti dapat mengalami
peningkatan kecemasan karena faktor lingkungan dan sosial dalam kehidupan sehari-hari
di panti (Junaidi & Noor, 2010).
Comments
Post a Comment