Pengertian Persepsi Harga
Menurut Sciffman dan Kanuk (2015:137), persepsi didefinisikan sebagai
proses yang dilakukan oleh individu untuk memilih, mengatur dan menafsirkan
stimulus ke dalam gambar yang berarti dan masuk akal. Harga merupakan tingkat
kemampuan suatu barang untuk ditukar dengan barang lain. Harga pada umumnya
ditentukan oleh adanya hubungan yang terjadi antara permintaan dan penawaran.
Dalam realitasnya harga selalu berfluktuasi, hal ini disebabkan oleh tiga alasan
yaitu karena naik turunnya pada permintaan (fluktuation indiment), naik turunnya
pada penawaran (fluktuation in supply), dan eksperimentasi dalam proses
penentuan harga. Sedangkan fluktuasi yaitu kenaikan dan penurunan aktivitas
ekonomi secara relatif dibandingkan dengan trend pertumbuhan jangka panjang.
Swasta (2014:147), harga merupakan sejumlah uang ditambah beberapa barang
beserta pelayanannya. Harga sering kali digunakan sebagai indikator nilai bila
mana harga tersebut dihubungkan dengan manfaat yang dirasakan atas suatu
barang atau jasa. Dalam penentuan nilai suatu barang dan jasa, konsumen
membandingkan kemampuan suatu barang dan jasa dalam memenuhi
kebutuhannya dengan kemampuan suatu barang dan jasa subtitusi. Agar dapat
sukses dalam memasarkan suatu barang atau jasa, setiap perusahaan harus
menetapkan harganya secara tepat.
Sedangkan menurut Kotler dan Amstrong (2016:324), harga merupakan
sejumlah uang yang di keluarkan untuk sebuah produk atau jasa, atau sejumlah
nilai yang ditukarkan oleh konsumen untuk memperoleh manfaat atau
kepemilikan atau penggunaan atas sebuah produk atau jasa. Tjiptono (2016:151)
mendefinisikan harga sebagai satu-satunya unsur bauran pemasaran yang
memberikan pemasukan atau pendapatan bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur
lainnya (produk, distribusi dan promosi) menyebabkan timbulnya biaya
pengeluaran. Di samping itu harga merupakan unsur bauran pemasaran yang
bersifat fleksibel artinya dapat diubah dengan mudah dan cepat.
Berdasarkan beberapa pengertian mengenai harga yang dikemukakan oleh
para ahli, maka dapat disimpulkan bahwa harga merupakan nilai yang terkandung
dalam suatu produk atau jasa yang dapat ditukarkan dalam bentuk uang untuk
mencapai laba dan tujuan perusahaan. Harga menjadi salah satu penentuan
keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa besar
keuntungan yang akan di peroleh perusahaan dari penjualan produknya baik
berupa jasa maupun barang. Menetapkan harga terlalu tinggi akan menyebabkan
penjualan akan menurun, namun jika harga terlalu rendah akan mengurangi
keuntungan yang dapat diperoleh organisasi perusahaan.
Comments
Post a Comment