Pengertian Persepsi Harga

 


Menurut Schiffman dan Kanuk (2004), “how a consumer
perceives a price (as high, as low, as fair) has a strong influence on
both purchase intentions and purchase satisfaction”, yang bearti
persepsi harga adalah pandangan atau persepsi mengenai harga
bagaimana pelanggan memandang harga tertentu (tinggi, rendah,
wajar) mempengaruhi pengaruh yang kuat terhadap maksud membeli
dan kepuasan membeli. Menurut Peter dan Olson (2010) “Price
perception concern how price information is comprehended by
consumers and made meaningful to them.”Artinya bahwa bagaimana
informasi harga dapat dipahami oleh pelanggan dan membuat berarti
bagi pelanggan.
Menurut Malik dan Yaqoob (2012) persepsi harga adalah “the
process by which consumers interpret price and attribute value to a
good or service proses”, yang berarti sebuah proses dimana pelanggan
menafsirkan nilai harga dan atribut ke barang atau pelayanan yang
diinginkan. Adapun definisi lain persepsi harga menurut Campbell
(Cockril & Goode, 2010) bahwa persepsi harga merupakan faktor
psikologis dari berbagai segi yang mempunyai pengaruh yang penting
dalam reaksi pelanggan kepada harga.
Xia, dkk (Lee & Lawson-Body, 2011) mengemukakan bahwa
persepsi harga merupakan penilaian pelanggan dan bentuk emosional
yang terasosiasi mengenai apakah harga yang ditawarkan oleh penjual
dan harga yang dibandingkan dengan pihak lain masuk diakal, dapat
diterima atau dapat dijustifikasi.
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan persepsi harga adalah
pandangan pelanggan dalam melihat harga dilihat dari tinggi dan
rendahnya harga yang mempengaruhi keputusan pembelian.

Comments

Popular Posts