Perkembangan Spiritual

 


1) Bayi dan Todler (0-2 tahun)
Tahap awal..perkembangan..spiritual adalah rasa percaya kepada yang
mengasuh..yang sejalan dengan perkembangan rasa aman dan dalam hubungan
interpersonal, karena sejak awal kehidupan manusia mengenal dunia melalui
hubungannya dengan lingkungan, khususnya orang tua. Bayi dan toddler belum
memiliki rasa salah dan benar, serta keyakinan spiritual.
2) Prasekolah
Sikap..orang..tua tentang kode..moral..dan agama mengajarkan..kepada anak
tentang apa yang dianggap baik dan buruk. Anak prasekolah..meniru apa yang
mereka lihat bukan yang dikatakan orang lain. Permasalah..akan..timbul apabila
tidak ada kesesuaian atau bertolak belakang antara apa yang..dilihat dan yang
dikatakan kepada mereka. Anak prasekolah sering bertanya..tentang moralitas
dan agama, seperti perkataan atau tindakan tertentu dianggap salah. Juga
bertanya “apa itu surge?” mereka menyakini bahwa orang..tua mereka sperti
Tuhan. Agama..merupakan bagian dari kehidupan..sehari-hari
3) Usia Sekolah
Anak usia..sekolah..mengharapkan..Tuhan menjawab..doanya, yang salah akan
dihukum dan..yang baik akan diberikan hadiah. Pada masa prapubertas, anak
sering mengalami..kekecewaan karena mereka mulai menyadari bahwa doanya
tidak selalu dijawab..mengguanakan cara mereka dan mulai mencari alasan tanpa
mau menerima..keyakinan begitu saja. Pada usia ini mulai mengambil keputusan
akan melepaskan atau meneruskan agama yang dianut ketergantungnya standar
orang tua mereka.
4) Dewasa
Kelompok usia..dewasa muda yang diharapkan pada pertanyaan bersifat
kegamaan dari..anaknya akan menyadari apa yang pernah diajarkan kepadanya
pada masa kanak-kanak dahulu, lebih dapat diteriam pada dewasa daripada
waktu remaja dan masukan dari orang tua tersebut dipakai untuk mendidik
anaknya.
5) Usia Pertengahan
Kelompok usia..pertengahan..dan lansia..mempunyai lebih banyak waktu untuk
kegiatan agama dan berusaha untuk mengerti nilai agama yang diyakini oleh
generasi muda. Perasaan..kehilangan karena pension dan tidak aktif serta
menghadapi kematian orang..lain (saudara, sahabat) menimbulkan rasa kesepian
dan mawas diri

Comments

Popular Posts