Proses Persepsi

 


Setiadi (2015:102) menjelaskan bahwa persepsi merupakan proses yang
terdiri darri seleksi, organisasi dan interpretasi terhadap stimulus. Proses persepsi
terdiri dari:
1. Seleksi Perseptual, terjadi ketika konsumen menangkap dan memilih
stimulus berdasarkan pada psychological set yang dimiliki. Psychological
set yaitu berbagai informasi yang ada dalam memori konsumen. Sebelum
seleksi persepsi terjadi, terlebih dahulu stimulus harus mendapat perhatian
dari konsumen. Oleh karena itu, dua proses yang termasuk ke dalam definisi
seleksi adalah: 
a. Perhatian (attention)
b. Persepsi selektif (selectif perception)
2. Organisasi Persepsi, berarti bahwa konsumen mengelompokkan informasi
dari berbagai sumber ke dalam pengertian yang menyeluruh untuk
memahami lebih baik dan bertindak atas pemahaman itu. Prinsip dasar dari
organisasi persepsi ialah penyatuan yang berarti bahwa berbagai stimulus
akan dirasakan sebagai suatu yang dikelompokkan secara menyeluruh.
Pengorganisasian seperti itu memudahkan untuk memproses informasi dan
memberikan pengertian yang terintegrasi terhadap stimulus.
3. Interpretasi Persepstual
Proses terakhir pada persepsi ialah memberikan interpretasi atas stimulus
yang diterima oleh konsumen. Setiap stimulus yang menarik perhatian
konsumen baik disadari atau tidak disadari, akan diinterpretasikan oleh
konsumen. Dalam proses interpretasi konsumen membuka kembali berbagai
informasi dalam memori yang telah tersimpan dalam waktu yang lama (long
term memory) yang berhubungan dengan stimulus yang diterima. Informasi
dalam long term memory akan membentuk konsumen untuk
menginterpretasikan stimulus. Interpretasi ini didasarkan pengalaman
penggunaan pada masa lalu, dan pengalaman itu tersimpan dalam memori
jangka panjang konsumen

Comments

Popular Posts