Resource-Based View Theory (RBV)

 


Resources-based theory (RBT) ialah teori yang berdasarkan sumber daya yang
bermaksud sebagai teori yang untuk melakukan analisis keunggulan bersaing dari perusahaan
yang memperlihatkan keunggulan perekonomian ataupun pengetuan (learing
economy/knowledge) yang bergantung dengan intangible assets (asset tak berwujud). Pendapatan
mengenai sumber daya bukan homogen tetapi heterogen, serta tersedianya jasa produktif
perusahaan berasal dari perusahaan dan memiliki karakter yang berbeda-beda, pendapat ini di
pelopori oleh oleh Penrose pada tahun 1959.
Awal terkenalnya Resource-base view Thery (RBV) pada tahun 90an. Berdasarkan
pendapat para ahli ekonomi, dampak dari competitive pada perusahaan ialah untuk menilai
apakah kinerja perusahaan positif jika dibandingkan dengan kinerja industry pada keseluruhan.
Firm resource pada perusahaan juga dapat memunculkan competitive advantage, selanjutnya
firm resource akan dikembangkan menjadi teori yang dikenal dengan nama Resource-based view
Theory (RBV)
Perusahaan memiliki SDM yang unggul serta kompetitif yang trbagi menjadi tiga macam
yakni berwujud, tidak berwujud dan kapabilitas manusia (Fahy & Smithee, 1999). Metode RBV
berpendapat perusahaan bisa mendapat keunggulan kompetitif yang berkelanjutan serta
menghasilkan keuntungan yang besar dengan mempunyai aset strategis berwujud dan tidak
berwujud. Fahy dan Smithee (1999) juga memberikan empat kriteria bagi perusahaan untuk

Nanda Arizqa Setiadi
memperoleh sumber daya dan keunggulan yang berkelanjutan, yaitu: (a) sumber daya tersebut
harus menambah nilai positif bagi perusahaan, (b) sumber daya tersebut berada di antara pesaing
potensial dan unik atau langka, (c) sumber daya harus sulit ditiru, dan (d) sumber daya tidak
dapat digantikan oleh sumber lain dari pesaing. Dalam RBV, perusahaan tidak dapat
memperoleh keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dari organisasi lain, karena keunggulan
ini merupakan sumber daya yang langka, sulit untuk ditiru dan tidak dapat diganti.
RBT ini berpandapat apabila perusahaan memiliki keunggulan kinerja keuangan serta
keunggulan kompetetif yang baik dikarenakan dapat menguasai, memiliki, serta memanfaatkan
asset strategis yang penting (Wernerfelt, 1984). RBT membahas mengenai kepemilikan sumber
daya perusahaan dan bagaimana perusahaan mengelola sumber daya tersebut. Sumber daya yang
dimiliki perusahaan dapat berupa seluruh aset, atribut-atribut perusahaan, kapabilitas, informasi,
proses organisasional pengetahuan, dan masih banyak lainnya (Barney, 1990).
Teori ini menjelaskan bahwa kinerja perusahaan dapat menjadi optimal apabila
perusahaan memiliki keunggulan kompetitif sehingga menciptakan value added yang pada
akhirnya juga turut mempengaruhi kepuasan karyawan pada perusahaan tersebut. Teori ini
didukung oleh pernyataan Baker (1988) dalam Crick (2019) dimana kinerja perusahaan (laba)
harus dimaksimalkan melalui manajerial pemanfaatan sumber daya perusahaan dan strategi
bisnis perusahaan itu sendiri

Comments

Popular Posts