Efikasi Diri
Efikasi diri merupakan keyakinan diri pada individu tentang kemampuannya
untuk menghasilkan atau meraih tujuan dan yang menentukan orang bisa
berfikir, memiliki motivasi dan berperilaku (Bandura, 1997).
Efikasi diri adalah bisa juga didefinisikan sebagai penilaian seseorang atas
kemampuan mereka untuk mengatur dan melaksanakan tindakan yang
diperlukan untuk mencapai target yang telah ditentukan dalam penyelesaian
tugas (Zang, 2014).
Selain itu pada pengertian lainnya menurut penjabaran Zimmerman (2000)
mengenai efikasi diri yaitu penilaian diri individu tentang keyakinan
kemampuannya untuk mencapai tujuan.
Dari beberapa penjabaran mengenai efikasi diri diatas dapat disimpulkan
bahwasanya efikasi diri adalah penilaian diri individu yang membentuksebuah
keyakinan pada kemampuan dirinya sehingga dapat memotivasi pada usaha
untuk mencapai suatu tujuan.
Individu dengan efikasi diri yang tinggi cenderung menyukai untuk
menetapkan tujuan, mengembangkan mekanisme kognitif yang kuat untuk
mengembangkan pengetahuan, mencari tantangan akademik, dan bertahan
dalam kesulitan. Orang dengan efikasi diri yang tinggi akan memilih untuk
melakukan tugas-tugas yang menantang dan optimis dengan kemampuannya
dalam mencapai tujuan. Sebaliknya, mereka yang memiliki efikasi diri rendah
cenderung berpikir pesimis tentang kemampuannya. Efikasi diri yang tinggi
dapat meningkatkan upaya, reseliensi, dan konsistensi yang lebih tinggi jika
dibandingkan dengan efikasi diri rendah. Bahkan Ketika individu memiliki
kemampuan akademik yang sama, seseorang dengan efikasi diri yang tinggi
masih cenderung memiliki kemampuan akademik yang sama kinerja tugas yang
lebih baik (Gaskill et al., 2002).
Comments
Post a Comment