Komitmen Berkelanjutan (Continuace Commitment)
Terdapat dalam (Meyer, Stanley, Herscovitch, & Topolnytsky, 2002),Meyer dan Allen (1984)
awalnya mengusulkan bahwa perbedaan dibuat antara komitmen afektif dan kelanjutan,
dengan komitmen afektif yang menunjukkan keterikatan emosional pada, identifikasi, dan
keterlibatan dalam organisasi dan komitmen kelanjutan menunjukkan biaya yang dirasakan
terkait dengan meninggalkan organisasi.
Meyer dan Allen. dalam (INDRIYANTI PERMATA, 2017) Komitmen berkelangsungan
(continuance commitment) merupakan persepsi seseorang karyawan merasa rugi jika
meninggalkan perusahaan saat ini.
Sedangkan Greenberg dan Baron (dalam (HANIFAH, 2016)) menyebutkan karyawan dengan
komitmen kontinuan cenderung melakukan tugasnya dikarenakan menghindari kerugian
finansial dan kerugian lain, sehingga hanya melakukan usaha yang tidak optimal.
Comments
Post a Comment