Metode Dan Program Employee Relation

 


Menurut (T. Hani Handoko, 2014)ada beberapa metode dan program
employee relations, yaitu :

  1. Employee Communication Digunakan untuk mempengaruhi karyawan
    agar menerima tujuan pekerjaan. Jalur komunikasi yang digunakan
    adalah jalur komunikasi dua arah, dimana perusahaan berusaha
    menginformasikan berbagai kebijakan dan perkembangan perusahaan
    pada karyawan dan mau mendengarkan berbagai pandangan atau
    tanggapan dari karyawan.
  2. Employee attitude surveys Peran ini berperan sebagai barometer dan
    sarana mendeteksi reaksi negatif dan keluhan terhadap kebijakan dan
    tindakan perusahaan sehingga perusahaaan dapat mengambil langkah
    positif untuk mengatasinya. Pelaksanaan program ini mempunyai banyak
    manfaat antara lain mengevaluasi ulang strategi employee relations yang
    diterapkan, mengembangkan program pelatih dan pendidik maupun
    mereorientasi program employee relations.
  3. Employee counseling Program ini bertujuan memberikan kesempatan
    pada karyawan untuk berbicara secara bebas tentang dirinya,
    kekhawatiran, harapan, serta pengalaman pada orang yang ahli dalam
    proses wawancara. Dalam buku berjudul Manajemen SDM, kegiatan
    konseling memiliki paling sedikit 6 fungsi, yaitu :
    a. Pemberian nasehat kepada karyawan agar karyawan menempuh caracara yang paling efektif untuk menghadapi dan mengatasi berbagai
    permasalahan yang dihadapi.
    b. Konseling sebagai fungsi penguatan dalam arti mendorong para
    karyawan melanjutkan usahanya mengatasi sendiri berbagai masalah
    apabila menurut para ahli, usaha yang ditempuh sudah berada pada
    jalur yang benar.
    c. Konseling harus mampu berperan sebagai wahana komunikasi dua
    arah yang efektif melalui manajemen memahami permasalahan
    bawahannya dan karyawan memahami tuntutan tugas dan harapan
    organisasi dari mereka.
    d. Pemberian kesempatan bagi karyawan untuk menyampaikan berbagai
    keluhannya kepada seseorang yang mampu berperilaku objektif dan
    tanpa sikap yang apriori.
    e. Menumbuhkan cara berpikir yang rasional dan jernih dalam
    menghadapi permasalahan di kalangan karyawan.
    f. Melakukan reorientasi yang tepat sebagai pandangan seseorang
    mengenai diri sendiri menjadi lebih proporsional dan mengenai
    kehidupan kekaryaan menjadi tidak egosentris.
  4. Profit sharing Ide ini seringkali digunakan sebagai sarana untuk
    melindungi partisipasi dan keharmonisan karyawan. Fungsi pemeliharaan
    karyawan menyangkut kegiatan untuk memelihara kondisi fisik dan
    mental para karyawan. Kondisi fisik dan mental yang baik akan
    diciptakan oleh penarikan karyawan yang baik,pengembangan,
    pemberian kompensasi dan integrasi, dan dilanjutkan dengan
    pemeliharaannya. Di samping itu, kita perlu memberikan perhatian
    khusus terhadap usaha-usaha untuk memelihara kesehatan dan sikap
    karyawan. Program keselamatan dan kesehatan kerja dimaksudkan untuk
    memelihara kondisi fisik karyawan, sedangkan program pelayanan
    karyawan membantu memelihara semangat karyawan

Comments

Popular Posts