Aspek yang terdapat dalam kepuasan kerja :

 Aspek yang terdapat dalam kepuasan kerja :

  1. Kerja secara mental menantang
    Kebanyakan karyawan menyukai pekerjaan-pekerjaan
    yang memberi mereka kesempatan untuk menggunakan
    keterampilan dan kemampuan mereka untuk
    melaksanakan tugas, kebebasan dan umpan balik
    mengenai betapa baik mereka mengerjakan.
    Karakteristik ini membuat kerja secara mental
    menantang. Pekerjaan yang terlalu kurang menantang
    menciptakan kebosanan, tetapi terlalu banyak
    menantang menciptakan frustasi dan perasaan gagal.
    Pada kondisi tantangan yang sedang, kebanyakan
    karyawan akan mengalamai kesenangan dan kepuasan.
  2. Ganjaran yang pantas
    Para karyawan menginginkan sistem upah dan
    kebijakan promosi yang mereka persepsikan adalah
    adil, dan segaris dengan harapan mereka. Pemberian
    upah yang didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat
    keterampilan individu, dan standar upah yang
    diberikan, kemungkinan besar akan dihasilkan
    kepuasan. Akan tetapi tidak semua orang mengejar
    uang. Banyak orang bersedia menerima baik uang yang
    lebih kecil untuk bekerja dalam lokasi yang lebih
    diinginkan atau dalam pekerjaan yang kurang menuntut
    atau mempunyai keleluasaan yang lebih besar dalam
    kerja yang mereka lakukan dan jam-jam kerja. Hal
    serupa pula karyawan berusaha mendapatkan kebijakan
    dan praktik promosi yang lebih banyak, dan status
    sosial yang ditingkatkan. Oleh karena itu individuindividu yang mempersepsikan bahwa keputusan
    promosi dibuat dalam cara yang adil (fair and just)
    kemungkinan besar akan mengalami kepuasan dari
    pekerjaan mereka.
  3. Kondisi kerja yang mendukung
    Karyawan peduli akan lingkungan kerja baik untuk
    kenyamanan pribadi maupun untuk memudahkan
    mengerjakan tugas. Studi-studi memperagakan bahwa
    karyawan lebih menyukai keadaan sekitar fisik yang
    tidak berbahaya atau merepotkan. Temperatur /suhu,
    cahaya, kebisingan, dan faktor lingkungan lain
    seharusnya tidak esktrem (terlalu banyak atau sedikit).
  4. Rekan kerja yang mendukung
    Orang-orang mendapatkan lebih daripada sekedar uang
    atau prestasi yang berwujud dari dalam kerja. Bagi
    kebanyakan karyawan, kerja juga mengisi kebutuhan
    akan sosial. Oleh karena itu bila mempunyai rekan
    sekerja yang ramah dan menyenagkan dapat
    menciptakan kepuasan kerja yang meningkat. Tetapi
    Perilaku atasan juga merupakan determinan utama dari
    kepuasan.
  5. Kesesuaian kepribadian dengan pekerjaan
    Pada hakikatnya orang yang tipe kepribadiannya
    kongruen (sama dan sebangun) dengan pekerjaan yang
    mereka pilih seharusnya mendapatkan bahwa mereka
    mempunyai bakat dan kemampuan yang tepat untuk
    memenuhi tuntutan dari pekerjaan mereka. Dengan
    demikian akan lebih besar kemungkinan untuk berhasil
    pada pekerjaan tersebut, dan karena sukses ini,
    mempunyai kebolehjadian yang lebih besar untuk
    mencapai kepuasan yang tinggi dari dalam kerja
    mereka.

Comments

Popular Posts