Budaya Organisasi

 


Budaya organisasi merupakan serangkaian nilai-nilai dan strategi,
gaya kepemimpinan, visi dan misi serta norma-norma kepercayaan dan
pengertian yang dianut oleh anggota organisasi dan dianggap sebagai
kebenaran bagi anggota yang baru yang nantinya akan menjadi sebuah
tuntunan bagi setiap elemen organisasi suatu perusahaan untuk
membentuk sikap dan perilaku. Hakikatnya, budaya organisasi bukan
merupakan cara yang mudah untuk memperoleh keberhasilan, dibutuhkan
strategi yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu andalan daya saing
organisasi. Budaya organisasi merupakan sebuah konsep sebagai salah
satu kunci keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya.
Menurut Harvey dan Brown dalam (Maysarah & Rahardjo, 2015)
mendefinisikan budaya organisasi sebagai suatu sistem nilai dan
kepercayaan bersama yang berinteraksi dengan orang-orang, struktur dan
sistem suatu organisasi untuk menghasilkan norma-norma perilaku.
Budaya organisasi merupakan pedoman berperilaku bagi orang-orang
dalam perusahaan. Budaya organisasi merupakan sistem penyebaran
kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi dan
mengarahkan perilaku anggota-anggotanya.
Menurut (Mangkunegara, 2005) dalam (Daulay & Pratiwi, 2014)
budaya organisasi dapat menjadi instrumen keunggulan kompetitif yang
utama, yaitu bila budaya organisasi mendukung startegi organisasi.
Budaya organisasi adalah seperangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilainilai dan norma yang dikembangkan dalam organisasi yang dijadikan
pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah
adaptasi eksternal dan integrasi internal. Menurut (Robbins & Judge,
2014) budaya menjalankan sejumlah fungsi di dalam suatu organisasi.
Adapun fungsi budaya organisasi tersebut adalah :

  1. Budaya mempunyai peran menetapkan tapal batas, artinya budaya
    menciptakan pembeda yang jelas antara satu organisasi dengan yang
    lain.
  2. Budaya memberikan rasa identitas ke anggota-anggota organisasi.
  3. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih
    luas daripada kepentingan diri pribadi seseorang.
  4. Budaya itu meningkatkan kemantapan sistem sosial. Budaya berfungsi
    sebagai mekanisme pembuat makna dan mekanisme pengendali yang
    memandu dan membentuk sikap serta perilaku para karyawan.

Comments

Popular Posts