Definisi Organizational Justice

 


dalam perilaku organisasional yang masih mengalami perkembangan sampai
sekarang. Hasil berbagai penelitian terhadap konsep dan hasil empiris keadilan
organisasional menunjukkan bahwa konsep ini berperan penting dalam menentukan
berbagai sikap dan perilaku individu. Menurut Li dan Cropanzano (2009)
menyebutkan bahwa keadilan organisasional dapat meningkatkan kinerja individu,
melahirkan perilaku kewarganegaraan, kesehatan mental yang baik, tingkat stres
yang rendah dan berbagai sikap individu yang lebih baik.
Menurut Robbins dan Judge (2008:249) organizational justice adalah persepsi
keseluruhan dari apa-apa yang adil di tempat kerja. Karyawan menganggap
perusahaan mereka adil ketika yakin bahwa hasil yang mereka terima, cara
diterimanya hasil tersebut adalah sesuai. Sedangkan Lambert dan Hogan (2008:102)
mendefinisikan organizational justice merupakan tingkat persepsi karyawan terkait
keadilan yang diberikan perusahaan baik dari segi hasil maupun prosedur yang
digunakan dalam memperoleh hasil tersebut. Perusahaan harus bisa menanamkan
keadilan dalam segala aktifitas yang ada. Keadilan yang diberikan bukan hanya
berupa gaji semata, namun dalam perihal pemberian tugas, waktu bekerja, serta
fasilitas penunjang juga harus sesuai dengan apa yang para karyawan berhak
dapatkan. Dengan rasa adil yang diterima para pegawai tentu hal ini tak menutup
kemungkinan membuat para karyawan makin merasa nyaman bekerja pada
perusahaan. Gibson et al. (2012) mendefinisikan organizational justice sebagai suatu
tingkat di mana seorang individu merasa diperlakukan sama di organisasi tempatnya
bekerja. Definisi lain mengatakan organizational justice adalah persepsi adil dari
seseorang terhadap keputusan yang diambil oleh atasannya (Colquitt et al, 2009).
Dari definisi-definisi yang ada, dapat dilihat bahwa inti dari organizational justice
adalah kesesuain perlakuan perusahaan terhadap karyawanya. Perusahaan tidak bisa
seenaknya memperlakukan karyawannya, wajib bagi perusahaan memperhatikan
apa-apa yang menjadi hak karyawan, tidak hanya menuntut kewajiban yang harus
dilakukan karyawan.

Comments

Popular Posts