Dimensi Kepuasan Kerja

 


Menurut Luthans, 2006 dalam Irawan, 2015 dimensi yang
terdapat dalam kepuasan kerja, yaitu :

  1. The work it self (pekerjaan itu sendiri)
    Dimana suatu pekerjaan-pekerjaan dapat menyediakan
    tugas-tugas yang menarik bagi individual itu sendiri. Hal
    yang menarik dari individu terhadap pekerjaan-
    pekerjaannya merupakan sumber utama dari kepuasan
    kerja.
  2. Pay (gaji)
    Gaji/upah merupakan suatu balas jasa yang diterima
    karyawan dalam bentuk financial atas pekerjaan yang telah
    mereka lakukan.
  3. Promotion Opportunity (kesempatan promosi)
    Kesempatan promosi merupakan peluang untuk mengalami
    peningkatan dalam hierarki. Kesempatan promosi memiliki
    berbagai pengaruh terhadap kepuasan kerja, ini dikarenakan
    promosi memiliki bentuk-bentuk yang berbeda, didampingi
    dengan imbalan-imbalan yang mendampinginya.
  4. Supervisor (atasan)
    Supervisor merupakan hal yang cukup mempengaruhi dari
    kepuasan kerja. Kemampuan dari supervisor untuk
    menyediakan bantuan teknik dan dukungan. Hal tersebut
    dapat berupa adanya pengawasan yang langsung dilakukan
    oleh seorang atasan terhadap bawahannya.
  5. Co-worker (rekan kerja)
    Pada dasarnya kelompok kerja akan memiliki efek terhadap
    kepuasan kerja. Keramahan dari teman kerja yang
    kooperatif merupaka sumber yang sederhana terhadap
    kepuasan kerja untuk satu individu karyawan.
  6. Working condition (kondisi kerja)
    Kondisi kerja yang memiliki efek yang sederhana terhadap
    kepuasan kerja. Jika kondisi kerjanya baik (bersih dan
    memiliki lingkungan yang menarik), maka para karyawan
    akan menemukan bahwa sangat mudah untuk melakukan
    pekerjaan mereka, tetapi kondisi kerja yang buruk (panas,
    lingkungan yang berisik) maka para karyawan akan
    merasakan sangat sulit untuk melakukan pekerjaannya.

Comments

Popular Posts