Faktor-Faktor Motivasi Kerja
Motivasi kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor. Menurut Kadarisman (2012:
296) motivasi sebagai proses psikologis dalam diri seseorang akan dipengaruhi oleh
beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut dapat dibedakan atas faktor intern dan faktor
ekstern.
- Faktor Intern
Kadarisman (2012: 287) menyatakan faktor intern yang memengaruhi
pemberian motivasi pada seseorang tersebut antara lain:
a. Kematangan pribadi
Kematangan pribadi seseorang amat berpengaruh pada motivasi dalam
melaksanakan pekerjaan. Orang yang tingkat kematangan pribadinya lebih
tinggi, akan lebih mudah termotivasi, bahkan tanpa dimotivasi pun yang
bersangkutan mau bekerja tekun dengan membuat prestasi.
b. Tingat Pendidikan
Seorang pegawai yang mempunyai pendidikan lebih tinggi biasanya akan
lebih mudah termotivasi, karena ia sudah mempunyai pengetahuan dan
wawasan yang lebih luas dibandingkan dengan pegawai yang
berpendidikan lebih rendah. Ia akan lebih mudah mengerti dan memahami
serta mengantisipasi perkembangan organisasi dan tahu apa yang
dibutuhkan organisasi dari dirinya.
c. Keinginan dan harapan pribadi
Seseorang mau bekerja keras bila ada keinginan dan harapan pribadi yang
hendak diwujudkan menjadi kenyataan ia akan dapat bekerja lebih optimal
bila keinginan dan harapannya itu dapat dipenuhi.
d. Kebutuhan
Makin besar kebutuhan seseorang untuk minta dipenuhi, makin besar pula
motivasi seseorang untuk mau bekerja keras. Karena yang bersangkutan
percaya bahwa dengan bekerja giat dan baik tersebut, mereka akan dapat
memenuhi kebutuhannya.
e. Kelelahan dan Kebosanan
Karyawan yang berada pada tingkat kelelahan dan kebosanan, akan
memperlihatkan gejala-gejala turunnya produktivitas kerja dan mulai
terjadi berbagai kesalahan dalam pekerjaan. Semua ini muncul akibat
konsentrasi fisik dan pikiran yang sudah menurun, dan tidak mungkin
dapat menerima motivasi lagi. Cara terbaik agar karyawan terhindar dari
kelelahan dan kebosanan antara lain, diberi waktu istirahat, menghindari
mereka bekerja secara rutin.
f. Kepuasan kerja
Walaupun kadar kemampuan kerja tersebut berbeda-beda untuk setiap
orang, tetapi pada dasarnya ada hal-hal umum yang harus dipenuhi untuk
terdapatnya kepuasan kerja bagi para pegawai. Seorang pegawai akan
dapat merasa puas apabila dalam pekerjaannya terdapat kesempatan
memperoleh umpan balik tentang hasil pekerjaan yang telah dilakukan. - Faktor Ekstern
Faktor-faktor eksternal yang turut mempengaruhi motivasi kerja seseorang
dalam bekerja antara lain: - Jenis dan sifat pekerjaan
Jenis dan sifat pekerjaan mempengaruhi bagaimana motivasi seorang
karyawan dalam menjalankan pekerjaannya. Jika pekerjaan yang ia
lakukan terasa nyaman seperti adanya sarana dan prasarana yang memadai
maka itu akan mempengaruhi karyawan dalam melaksanakan pekerjaan. - Kelompok kerja di mana seseorang bergabung
Hubungan kerja yang baik dengan kelompok kerja dimana ia bekerja juga
berpengaruh dalam motivasi seseorang. Adanya hubungan kerja sama dan
rasa dipercaya oleh rekan kerja atau kelompok kerja membuat seseorang
dapat lebih termotivasi dalam melakukan pekerjaan. - Organisasi tempat bekerja
Tempat bekerja yang baik seperti memerhatikan kesejahteraan
karyawannya juga berpengaruh dalam memotivasi karyawan. Dan juga
tempat kerja yang tidak bising, bersih dan tenang juga bisa menjadikan
tempat bekerja menyenangkan bagi karyawan. - Situasi lingkungan
Pimpinan tempat bekerja haruslah memiliki kreativitas dalam
menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan bagi karyawan agar
karyawan tidak merasa bosan dan jenuh dalam melaksanakan pekerjaan. - Sistem imbalan
Pemberian imbalan merupakan sumber penghasilan bagi karyawan untuk
menambah pendapat bagi keluarganya. Imbalan yang sesuai dan memadai
merupakan alat motivasi yang paling ampuh bagi perusahaan untuk
mendorong para karyawan bekerja dengan baik.
Comments
Post a Comment