Hubungan Antara Kepuasan Kerja dengan Kinerja karyawan
Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting
untuk mendapatkan hasil yang optimal ketika seorang merasakan kepuasan
dalam bekerja tentunya ia akan berupaya semaksimal mungkin dengan
segenap kemampuan yang dimilikinya untuk menghasilkan tugas
pekerjaannya.
Kepuasan kerja yang diterima dan dirasakan oleh seseorang
karyawan akan berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh dari
pekerjaannya. Dengan diperolehnya kepuasan kerja oleh karyawan baik itu
dengan pemberian gaji yang sesuai, pekerjaan yang diberikan sesuai
dengan keahliannya, dan hubungan dengan atasan terjalin dengan baik, hal
ini akan meningkatkan kinerja para karyawannya (Luthans, 2006).
Dengan diperolehnya kepuasan kerja karyawan maka kinerja
karyawan akan meningkat, karena karyawan merasa diperhatikan oleh
perusahaan jadi ada pengaruh antara karyawan dengan perusahaan yaitu,
karyawan akan terpenuhinya kepuasan kerja dan perusahaan mendapatkan
kinerja yang tinggi dari para karyawannya. Hal ini sesuai dengan pendapat
Robbins (2007) yang menyatakan bahwa: “Kinerja merupakan tingkat
efisiensi dan efektivitas serta inovasi dalam pencapaian tujuan oleh pihak
manajemen dan divisi-divisi yang ada dalam organisasi. Kinerja dikatakan
baik dan sukses jika tujuan yang diinginkan dapat tercapai dengan baik,
kinerja juga dipandang sebagai fungsi dari interaksi antara kemampuan,
motivasi, dan kesempatan, sehingga kinerja seseorang dipengaruhi oleh
kepuasan kerja”.
Comments
Post a Comment