Indikator Kepuasan Kerja
Kepuasan kerja adalah perasaan atau reaksi karyawan terhadap
pekerjaannya. Indikator kepuasan kerja menurut Mas’ud, (2004:196), sebagai
berikut:
- Kepuasan terhadap gaji, diukur dengan indikator: hal yang berhubungan
dengan gaji yang diberikan perusahaan dibandingkan dengan pesaing, gaji
yang sesuai dengan tanggung jawab, tunjangan. - Kepuasan dengan promosi, diukur dengan indikator: hal yang berhubungan
dengan promosi dalam perusahaan, tingkat kemajuan karir. - Kepuasan dengan rekan sekerja, diukur dengan indikator: hal yang
berhubungan dengan sifat rekan sekerja, mendukung atau tidak. - Kepuasan dengan penyelia, diukur dengan indikator: hal yang berhubungan
dengan dukungan dari supervisor, motivasi kerja, dan sebagainya. - Kepuasan dengan pekerjaan itu sendiri, diukur dengan indikator: hal yang
berhubungan dengan ketertarikan terhadap pekerjaan, kesenangan, dan
keberhasilan pekerjaan.
Sedangkan indikator kepuasan kerja menurut Lambert dan Hogan
(2008:114), adalah sebagai berikut: - Rasa tertarik pada pekerjaan
Ketika seorang karyawan merasa tertarik dan menyukai pekerjaannya maka,
karyawan tersebut memiliki kepuasan pada pekerjaannya. - Menyukai pekerjaan dibanding orang lain
Seorang yang memiliki kepuasan kerja yang tinggi tidak hanya sebatas
menyukai pekerjaan saja, akan tetapi rasa suka terhadap pekerjaannya
melebihi orang lain. - Antusiasme pada pekerjaan
Antusiasme karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan dapat
menggambarkan kepuasannya dalam pekerjaan tersebut. - Menikmati pekerjaan
Karyawan yang puas terhadap pekerjaannya tentu akan selalu menikmati
dalam melakukan pekerjannya. - Pekerjaan yang adil
Perasaan diperlakukan adil dalam pekerjaan, akan memberikan kepuasan
bagi karyawan itu sendiri.
Comments
Post a Comment