Indikator Kepuasan Kerja

 


Indikator-indikator yang menentukan kepuasan kerja yaitu Menurut
Afandi (2018), indikator kepuasan kerja adalah sebagai berikut :

  1. Pekerjaan
  2. Upah
  3. Promosi
  4. Pengawas
  5. Rekan kerja
    e. Penyebab kepuasan kerja
    Banyak faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat, faktorfaktor itu sendiri dalam peranannya memberikan kepuasan kepada
    perawat bergantung pada pribadi masing-masing perawat. Menurut
    Kreitner dan Kinicki yang diterjemahkan oleh Wibowo (2017:417)
    terdapat lima faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya kepuasan
    kerja, yaitu sebagai berikut:
    a) Need Fulfillment (pemenuhan kebutuhan)
    Model ini dimaksudkan bahwa kepuasan ditentukan oleh
    tingkatan karakteristik pekerjaan memberikan kesempatan pada
    individu untuk memenuhi kebutuhannya.
    b) Discrepancies (perbedaan)
    Model ini menyatakan bahwa kepuasan merupakan suatu hasil
    memenuhi harapam. Pemenuhan harapan mencerminkan
    perbedaan antara apa yang diharapkan dan yang diperoleh
    individu dari pekerjaan. Apabila harapan lebih besar daripada
    apa yang diterima, orang akan tidak puas. Sebaliknya
    diperkirkan individu akan puas pabila mereka menerima
    manfaat di atas harapan.
    c) Value attainment (pencapaian nilai)
    Gagasan value attainment adalah bahwa kepuasan merupakan
    hasil dari persepsi pekerjaan memberikan pemenuhan nilai kerja
    individual yang penting.
    d) Equity (keadilan)
    Dalam model ini dimaksudkan bahwa kepuasan merupakan
    fungsi dari seberapa adil individu diperlakukan di tempat kerja.
    Kepuasan merupakan hasil dari persepsi orang bahwa
    perbandingan antara hasil kerja dan inputnya relative lebih
    menguntungkan dibandingkan dengan perbandingan antara
    keluaran dan masukan pekerjaan lainnya.
    e) Dispositional /genetic components (komponen genetik)
    Beberapa rekan kerja atau teman tampak puas terhadap variasi
    lingkungan kerja, sedangkan lainnya kelihatan tidak puas.
    Model ini didasarkan pada keyakinan bahwa kepuasan kerja
    sebagian merupakan fungsi sifat pribadi dan faktor genetik.
    Model ini menyiratkan perbedaan individu hanya mempunyai
    arti penting untuk menjelaskan kepuasan kerja seperti halnya
    karakteristik lingkungan pekerjaan.

Comments

Popular Posts