Indikator Komitmen Organisasional

 


Variabel komitmen organisasional dapat diukur dengan tiga dimensi yaitu
afektif, normatif dan bekerlanjutan, Mas’ud (2004:206). Adapun indikatornya
adalah:
a. Komitmen afektif:

  1. Karyawan sangat bahagia menghabiskan sisa karir di organisasi
  2. Karyawan membanggakan organisasi
  3. Karyawan merasakan permasalahan organisasi
  4. Karyawan tidak akan mudah menjadi terikat dengan organisasi lain
  5. Karyawan merasa menjadi bagian dari keluarga pada organisasi
  6. Karyawan terikat secara emosional pada organisasi
  7. Karyawan merasa organisasi memiliki arti yang sangat besar baginya
  8. Karyawan mempunyai rasa memiliki yang kuat pada organisasi
    b. Komitmen normatif
  9. Karyawan merasa orang lain terlalu sering berpindah
  10. Karyawan tidak percaya bahwa seseorang harus selalu loyal organisasinya
  11. Karyawan berpendapat bahwa berpindah adalah tidak etis baginya
  12. Karyawan merasa loyalitas adalah penting
  13. Karyawan tidak akan merasa bahwa tawaran merupakan alasan yang tepat
    untuk meninggalkan organisasi
  14. Karyawan dididik untuk percaya terhadap nilai setia pada organisasi
  15. Karyawan berpendapat lebih baik tetap bekerja di satu organisasi
    sepanjang karir
  16. Karyawan berpendapat bahwa tetap setia pada sebuah organisasi
    merupakan tindakan yang bijaksana
    c. Komitmen berkelanjutan
  17. Karyawan khawatir terhadap apa yang mungkin terjadi jika ia berhenti dari
    pekerjaan
  18. Karyawan merasa sangat berat untuk meninggalkan organisasi ini
    sekarang
  19. Karyawan merasa banyak hal dalam kehidupan akan terganggu jika
    meninggalkan organisasi
  20. Karyawan merasa rugi apabila meninggalkan organisasi
  21. Karyawan merasa tetap bekerja di organisasi ini merupakan kebutuhan
  22. Karyawan merasa memiliki sedikit pilihan bila meninggalkan organisasi
  23. Karyawan berpendapat bahwa akibat serius meninggalkan organisasi ini
    adalah langkanya peluang alternatif
  24. Karyawan merasa bahwa meninggalkan organisasi akan membutuhkan
    pengorbanan pribadi yang besar
    Sedangkan indikator komitmen organisasi menurut Lambert dan Hogan
    (2008:114), adalah sebagai berikut:
  25. Rasa bangga pada pekerjaan
    Perasaan bangga pada pekerjaan dapat tercermin dari sikap memberitahu
    orang lain bahwa sangat membanggakan dapat melakukan pekerjaan di
    perusahaan.
  26. Rasa loyal pada perusahaan
    Seseorang yang memiliki rasa loyal pada perusahaannya dapat dikatakan
    bahwa orang tersebut memiliki komitmen organisasional.
  27. Kesesuaian nilai pribadi dan organisasi
    Perasaan bahwa nilai pribadi yang miliki sama dengan nilai yang ada pada
    organisasi akan menciptakan komitmen yang tinggi bagi karyawan tersebut.
  28. Rasa bangga pada perusahaan
    Ketika seorang karyawan membanggakan perusahannya kepada orang lain,
    maka dapat dikatakan karyawan tersebut memiliki komitmen organisasional
    yang kuat.
  29. Pekerjaan yang memberi inspirasi
    Karyawan yang memiliki komitmen organisasional akan merasa bahwa
    Perusahaannya memberikan inspirasi tentang pekerjaan yang terbaik.
  30. Perhatian pada keberlangsungan perusahaan
    Karyawan yang memiliki komitmen, akan selalu memperhatikan
    keberlangsungan perusahaannya.

Comments

Popular Posts