Penyebab Kepuasan Kerja

 


Terdapat lima faktor yang mempengaruhi timbulnya kepuasan
kerja, yaitu sebagai berikut :

  1. Need fulfillment (pemenuhan kebutuhan)
    Model ini dimaksudkan bahwa kepuasan ditentukan oleh
    tingkatan karakteristik pekerjaan memberikan kesempatan
    pada individu untuk memenuhi kebutuhannya.
  2. Discrepancies (perbedaan)
    Model ini menyatakan bahwa kepuasan merupakan suatu
    hasil memenuhi harapan. Pemenuhan harapan
    mencerminkan perbedaan antara apa yang diharapkan dan
    yang diperoleh individu dari pekerjaan. Apabila harapan
    lebih besar daripada apa yang diterima, orang akan tidak
    puas. Sebaliknya diperkirakan individu akan puas apabila
    mereka menerima manfaat di atas harapan.
  3. Value attainment (pencapaian nilai)
    Gagasan pencapaian nilai adalah bahwa kepuasan
    merupakan hasil dari persepsi pekerjaan memberikan
    pemenuhan nilai kerja individual yang penting
  4. Equity (keadilan)
    Dalam model ini dimaksudkan bahwa kepuasan
    merupakan fungsi dari seberapa adil individu
    diperlakukan di tempat kerja. Kepuasan merupakan hasil
    dari persepsi orang bahwa perbandingan antara hasil kerja
    dan inputnya relatif lebih menguntungkan dibandingkan
    dengan perbandingan antara keluaran dan masukan
    pekerjaan lainnya.
  5. Dispositional/genetic components (komponen genetik)
    Beberapa rekan kerja atau teman tampak puas terhadap
    lingkungan kerja, sedangkan lainnya kelihatan tidak puas.
    Model ini didasarkan pada keyakinan bahwa kepuasan
    kerja sebagian merupakan fungsi sifat pribadi dan faktor
    genetik. Model ini menyiratkan perbedaan individu hanya
    mempunyai arti penting untuk menjelaskan kepuasan
    kerja seperti halnya karakteristik lingkungan pekerjaan.

Comments

Popular Posts