Jenis-jenis Laporan Keuangan

 


Laporan keuangan menggambarkan pos-pos keuangan perusahaan yang
diperoleh dalam suatu periode. Laporan keuangan terdiri dari neraca, laba rugi dan
arus kas. Neraca bertujuan untuk menunjukkan posisi keuangan pada suatu
perusahaan pada tanggal tertentu, biasanya pada waktu dimana buku-buku ditutup
dan ditentukan sisanya pada akhir tahun fiskal. Menurut Darsono (2012:18)
komponen neraca terdiri atas :

  1. Aktiva
    Pada sisi aktiva neraca dikelompokkan sesuai urutan yang paling
    lancar. Pengertian paling lancar disini adalah kemampuan aktiva
    tersebut untuk dikompersi menjadi kas. Dengan demikian, maka
    penggolongan aktiva dalam neraca adalah :
    a. Aktiva Lancar
    Dalam aktiva lancar, aktiva dikelompokkan berdasarkan urutan
    yang paling lancar. Aktiva lancar disini adalah yang paling
    mudah dan cepat untuk dijadikan uang atau kas.
    b. Aktiva Tetap
    Aktiva tetap adalah investasi pada tanah, bangunan, kendaraan
    dan peralatan yang lain yang dilakukan oleh perusahaan. Aktiva
    tetap disusun berdasarkan urutan yang paling tidak likuid
    (lancar).
    c. Aktiva Lain-lain
    Aktiva lain-lain adalah investasi atau kekayaan lain yang
    dimiliki oleh perusahaan. Isi dari pos aktiva lain-lain adalah
    kekayaan atau investasi yang tidak dikelompokkan dalam aktiva
    tetap dan aktiva lancar.
  2. Kewajiban dan Ekuitas adalah hak dari pemberi hutang (kreditor)
    terhadap kekayaan perusahaan, sedangkan ekuitas adalah hak pemilik
    atas kekayaan perusahaan. Pos-pos dalam sisi ini dikelompokkan
    sesuai dengan besar kecilnya kemungkinan hak tersebut akan dibayar.
    Semakin besar kemungkinan hak atas perusahaan dibayar, semakin
    atas urutannya dalam neraca. Pembagian kewajiban dan ekuitas dalam
    neraca terdiri dari :
    a. Kewajiban jangka pendek
    Kewajiban jangka pendek adalah kewajiban kepada kreditor
    yang akan dibayarkan dalam jangka waktu satu tahun kedepan.
    Komponennya antara lain adalah hutang dagang, hutang gaji,
    hutang pajak, hutang bank yang jatuh tempo dalam satu tahun,
    dan hutang lain.
    b. Kewajiban jangka panjang
    Kewajiban jangka panjang adalah kewajiban yang akan
    dibayarkan dalam jangka waktu lebih dari satu periode akuntansi
    atau satu tahun. Komponennya adalah hutang bank, hutang
    obligasi, hutang wesel dan hutang surat-surat berharga lainnya.
    c. Ekuitas
    Ekuitas adalah hak pemilik terhadap aset perusahaan setelah
    dikurangi liabilitas (kewajiban) dalam neraca. Ekuitas juga
    diartikan sebagai modal atau kekayaan entitas bisnis. Hak
    pemilik akan dibayarkan hanya melalui dividen kas atau dividen 
    likuiditas akhir. Komponen dari ekuitas meliputi modal saham
    baik biasa maupun preferen, cadangan, laba ditahan, dan laba
    tahun berjalan.
  3. Laporan Laba Rugi merupakan laporan yang menggambarkan jumlah
    penghasilan atau pendapatan dan biaya dari suatu perusahaan pada
    periode tertentu sebagaimana halnya neraca, laporan laba rugi juga
    disusun tiap akhir tahun. Komponen laba rugi terdiri dari :
    a. Pendapatan/Penjualan
    b. Harga Pokok Penjualan
    c. Biaya Pemasaran
    d. Biaya Administrasi dan Umum
    e. Pendapatan Luar Usaha
    f. Biaya Luar Usaha

Comments

Popular Posts