Aspek – aspek Motivasi Kerja

 


Menurut Robbins (2008), motivasi kerja adalah kondisi keseluruhan dalam
diri individu yang menyebabkan ia melakukan sesuatu untuk mencapai tujuannya.
Aspek-aspek motivasi kerja antara lain adalah:
a. Prestasi, yang berarti hasil yang telah dicapai. Keinginan untuk
memperoleh prestasi ini memicu karyawan untuk bekerja dengan
sebaik-baiknya.
b. Tanggung jawab, yang berarti keadaan wajib atau menanggung segala
sesuatu akibat dari tindakan sendiri atau orang lain. Contohnya merasa
tanggung jawab untuk mengembangkan diri sendiri dan kemampuan
agar bisa bersaing dengan melakukan evaluasi dan intropeksi diri.
c. Pekerjaan itu sendiri, yang berarti besar kecilnya tingkat kesulitan dan
resiko yang muncul karena pekerjaan tersebut.
d. Penghargaan, merupakan satu wujud perhatian dari perusahaan
maupun atasan kepada karyawan yang berkenaan dengan pelaksanaan
pekerjaannya, meliputi pujian, hadiah atas keberhasilan, karir, promosi
jabaan, kenaikan gaji, dan sebagainya.
e. Keinginan untuk maju dan berkembang adalah suatu harapan dimana
seseorang mengharapkan pengembangan karir dan jabatan dalam
pekerjaannya.
Munandar (2001) menjelaskan tentang aspek-aspek motivasi kerja adalah:
a. Adanya kedisiplinan dari karyawan
Yaitu, sikap tingkah laku atau perbuatan pada karyawan untuk
melakukan aktivitas-aktivitas kerja yang sesuai dengan pola-pola
tertentu. Keputusankeputusan dan norma-norma yang telah ditetapkan
dan disetujui bersama baik tulis maupun lisan serta sanggup menerima
sanksi bila melanggar tugas dan wewenang yang diberikan.
b. Imajinasi yang tinggi dan daya kombinasi
Membuat hasil kerja dan kombinasi ide-ide atau gambaran
disusun secara lebih teliti atau inisiatif sendiri bukan ditiru dan bersifat
konstruktif sehingga membentuk suatu hasil atau produk yang
mendukung pada kualitas kerja yang lebih baik.
c. Kepercayaan Diri
Perasaan yakin yang dimiliki karyawan terhadap kemampuan
dirinya. Daya berfikir positif dalam menghadapi kenyataan yang
terjadi serta bertanggung jawab atas keputusan yang dapat diambil
sehingga dapat menyelesaikan masalahnya dengan tenang.
d. Daya tahan terhadap tekanan
Reaksi karyawan terhadap pengalaman emosional yang tidak
menyenangkan yang dirasakan sebagai ancaman atau sebab adanya
ketidakseimbangan antara tuntutan dan kemauan yang dimilik, dan
tekanan tersebut diselesaikan dengan cara tersendiri yang khas bagi
masing-masing individu
e. Tanggung jawab dalam melakukan pekerjaan
Suatu kesadaran pada individu untuk melaksanakan kewajiban
atau pekerjaan, diiringi rasa keberanian menerima segala resiko,
inisiatif yang besar dalam menghadapi kesulitan terhadap pekerjaan
dan dorongan yang besar untuk menyelesaikan apa yang harus dan
patut diselesaikan

Comments

Popular Posts