Dimensi dan Indikator Budaya Organisasi
Menurut Edison (2016:131) Dimensi yaitu suatu batas yang mengisolir
keberadaan suatu eksistensi. Sedangkan indikator merupakan variabel yang dapat
digunakan untuk mengevaluasi keadaan atau kemungkinan dilakukan pengukuran
terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu. Dimensi dan
indikator budaya organisasi adalah sebagai berikut:
- Kesadaran diri
Anggota organisasi dengan kesadarannya bekerja untuk mendapatkan
kepuasan dari pekerjaan mereka, mengembangkan diri, mentaati peraturan
yang sudah ditetapkan perusahaan.
a. Anggota mendapatkan kepuasan atas pekerjaannya.
b. Anggota berusaha untuk mengembangkan diri dan kemampuannya.
c. Anggota mentaati peraturan yang sudah ditetapkan perusahaan. - Keagresifan
Anggota organisasi menetapkantujuan yang menantang realistis. Mereka
menetapkan rencana kerja dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut serta
mengejarnya dengan antusias.
a. Anggota penuh inisiatif dan tidak tergantung pada petunjuk pimpinan.
b. Anggota menetapkan rencana dan berusaha menyelesaikan dengan baik. - Kepribadian
Anggota bersikap saling menghormati, ramah, terbuka dan peka terhadap
kepuasan kelompok serta sangat memperhatikan aspek-aspek kepuasan
pelanggan baik pelanggan internal maupun eksternal.
a. Setiap anggota saling menghormati dan memberikan salam pada saat
perjumpaan.
b. Anggota kelompok saling membantu.
c. Masing-masing anggota saling menghargai perbedaan pendapat. - Performa
Anggota organisasi memiliki nilai kreatifitas, memenuhi kuantitas, mutu
dan efisien.
a. Anggota selalu mengutamakan kualitas dalam meyelesaikan
pekerjaanya.
b. Anggota selalu berinovasi untuk menemukan hal-hal baru dan berguna.
c. Setiap organisasi selalu berusaha untuk bekerja dengan efektif dan
efisien. - Orientasi Tim
Anggota organisasi melakukan kerjasama yang baik serta melakukan
komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan keterlibatan aktif para
anggota, yang pada gilirannya mendapatkan hasil kepuasan tinggi serta
komitmen bersama. Orientasi tim juga dapat terlihat sejauh mana kegiatan
kerja diorganisasikan dalamtim-tim kerja, bukan individu-individu.
a. Setiap tugas-tugas tim dilakukan dengan diskusi dan disinergikan
b. Setiap ada permasalahan dalam tim kerja selalu diselesaikan dengan
baik
Comments
Post a Comment