Dimensi dan indikator komitmen organisasional
1) Dimensi komitmen organisasional
Menurut Allen dan Meyer (1990) mengelompokkan
komitmen organisasional kedalam tiga kelompok yakni affective
commitment, continuence commitment, normative commitment.
a) Affective commitment atau komitmen afektifmerupakan
suatu keterikatan emosional yang dimiliki oleh masingmasing karyawan, identifikasi, dan keterlibatannya pada
suatu organisasi.
b) Continuence commitment atau komitmen berkelanjutan
merupakan komitmen yang mempertimbangkan
kerugianataupun pengorbanan yang diterima karyawan
apabila meninggalkan organisasi atau perusahaan.
c) Normative commitment atau komitmen normatif
merupakan suatu perasaan wajib yang dimiliki kayawan
untuk tetap berada dalam organisasi disebabkan memang
harus seperti itu, yang mana hal tersebut merupakan
tindakan yang benar yang harus dilakukan.
Dimensi komitmen dibedakan menjadi tiga dimensi
(Robbins, 2011).
a) Komitmen afektif (affective commitment) merupakan
suatu perasaan emosional yang muncul dari karyawan
untuk organisasi atau tempat karyawan bekerja dan
keyakinan yang dimiliki terhadap nilai-nilai yang ada
dalam perusahaan.
b) Komitmen berkelanjutan (continuance commitment) yaitu
komitmen yang berdasarkan nilai ekonomi yang dirasa
apabila karyawan tersebut tinggal dalam suatu organisasi
bila dibandingkan dengan keluar dari organisasi atau
tempat kerja.
c) Komitmen normatif (normative commitment) adalah
komitmen yang didasarkan atas kewajiban sebagai seorang
karyawan untuk tetap tinggal dalam suatu organisasi yang
mana atas pertimbangan alasan moral atau etis.
Comments
Post a Comment