Faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja
Menurut Kreitener dan Kinicki (2003) terdapat lima faktor
yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja, yakni :
1) Pemenuhan kebutuhan (Need fulfillment) merupakan tingkat
kepuasan yang berdasarkan karakteristik pekerjaan yang
mana sesuai dengan harapan karyawan untuk memenuhi
kebutuhannya.
2) Perbedaan (Discrepancies), yang dimaksud dalam
perbedaaan ini berupa perbedaan harapan karyawan dengan
apa yang diperoleh karyawan dari apa yang telah
deikerjakannya atau pekerjaan yang dilakukannya, dengan
hal tersebut dapat menyebabkan dua dampak yaitu apabila
harapan yang diperoleh karyawan lebih besar dari hasil
yang harusnya diterima maka karyawan merasa puas begitu
pula sebaliknya apabia karyawan menerima harapan yang
lebih kecil dibandingkan dengan apa yang telah
dikerjakannya maka karyawan merasa tidak puas.
3) Pencapaian nilai (Value attainment), karyawan akan merasa
puas apabila hasil yang diperoleh dari persepsi
pekerjaannya memberikan pemenuhan nilai kerja yang
penting baginya.
4) Keadilan (Equity), Kepuasan ini diperoleh apabila karyawan
mendapatkan perlakuan yang adil ditempat kerja.
5) Komponen genetik (Genetic components), kepuasan kerja
dari faktor ini didasarkan pada sifat pribadi dan faktor
genetik yang dimiliki masing-masing karyawan dalam
menjelaskan kepuasan yang dirasakannya disamping
karakteristik lingkungan kerja, sehingga kepuasan yang
dirasakan oleh karyawan akan berbeda-beda tergantung
individunya.
Comments
Post a Comment