Hubungan Antara Kepuasan Kerja dengan Komitmen Organisasi
Puas atau tidaknya seorang karyawan terhadap pekerjaannya merupakan
hal yang penting dalam sebuah pekerjaan. Hal ini dikarenakan kepuasan kerja
akan mempengaruhi cara individu bersikap terhadap pekerjaan maupun
perusahaannya. Kepuasan kerja adalah hasil keseluruhan dari derajat rasa suka
atau tidak sukanya tenaga kerja terhadap berbagai aspek dari pekerjaan. Dengan
kata lain kepuasan kerja mencerminkan sikap tenaga kerja terhadap pekerjaanya
(Howell & Dipboye, dalam Munandar, 2001).
Seorang karyawan dengan kepuasan kerja yang tinggi memiliki sikap yang
positif terhadap pekerjaannya, sebaliknya jika karyawan tidak mengalami
ketidakpuasan terhadap pekerjaannya, maka karyawan tersebut memiliki sikap
negatif terhadap pekerjaannya. Maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja
dapat memberikan pengaruh positif atau negatif dalam sebuah pekerjaan. Contoh
efek positif yang ditimbulkan kepuasan kerja adalah karyawan lebih sering masuk
ke kantor, memiliki komitmen yang tinggi terhadap perusahaan, datang tepat
waktu dan berperilaku yang dapat menguntungkan perusahaan (Aamodt, 2007).
Seperti yang dikatakan Robbins (1986), bahwa “a happy worker is a productive
worker”. Pernyataan ini menjelaskan bahwa karyawan akan lebih produktif saat
mereka merasa senang dengan pekerjaan mereka.
Comments
Post a Comment