Pendekatan untuk Meningkatkan Komitmen Organisasi

 


Menurut Greenberg dan Baron (2009:164) pendekatan yang dapat
dilakukan organisasi untuk dapat mengembangkan komitmen organaisasi
(organizational commitment) di dalam diri karyawan dapat dengan cara berikut:
1) Membuat pekerjaan lebih menarik dan memberi tanggung jawab pada
karyawan
Seorang karyawan merasa memiliki komitmen pada organisasi adalah
disaat dimana organisasi memberi kesempatan pada karyawan tersebut
untuk dapat melakukan kontrol sendiri atas cara mereka bekerja,
didengarkan semua masukanya, dan karyawan diberikan kesempatan
terlibat dalam setiap proses pengambilan keputusan didalam organisasi.
2) Menyelaraskan kepentingan perusahaan dengan karyawan
Setiap organisasi melakukan sebuah pengambilan keputusan, organisasi
harus memikirkan dampak yang akan terjadi dari pengambilan keputusan
tersebut bagi seluruh elemen dalam organisasi baik untuk organisasi itu
sendiri maupun untuk para karyawan didalam organisasi tersebut.
Karyawan cenderung memiliki komitmen yang tinggi terhadap organisasi
jika organisasi selalu memikirkan dan mengikut sertakan karyawan dalam
setiap pengambilan keputusan dan tidak hanya memikirkan keuntungan
bagi organisasi tersebut. Banyak organisasi saat ini menerapkan sistem
profit-sharing plans, yaitu rencana insentif dimana karyawan menerim
bonus secara proposional dengan profitabilitas yang diterima perusahaan.
Sistem ini dinilai cukup efektif dalam meningkatkan komitmen organisasi
bagi karyawan karna sistem ini juga akan membuat karyawan lebih merasa
terpacu untuk bekerja lebih baik karena akan menerima bonus lebih juga
profit perusahaan meningkat dan akan menerima tambahan bonus sesuai
dengan performance atau kontribusinya untuk meningkatkan profit
perushaan.
3) Merekrut karyawan baru yang sesuai dengan nilai-nilai organisasi
Merekrut karyawan baru adalah hal yang sangat penting, bukan saja karena
dapat memberikan kesempatan untuk menemukan orang-orang baru yang
sesuai dengan nilai yang organisasi miliki, tetapi juga dinamika dari proses
rekrutment itu sendiri. Merekrut karyawan baru untuk menjadi bagian dari
organisasi adalah sebuah investasi, karena dengan merekrut karyawan baru
diharapkan akan meningkatkan kinerja perusahaan dan akan mempunyai
komitmen terhadap organisasi. Dengan kata lain, perusahaan yang
menunjukkan para karyawanya, mereka peduli untuk bekerja keras dan
mencari seseorang yang mempunyai komitmen yang tinggi untuk
organisasi.
4) Selalu mendengarkan karyawan
Hal termudah dan paling efektif dalam meningkatkan komitmen adalah
dengan cara selalu mendengarkan karyawan dalam segala hal. Banyak
organisasi yang mengabaikan apa yang karyawan sampaikan dan keluhkan
tentang organisasi, padahal karyawan adalah orang yang paling tahu
bagaimana kondisi organisasi yang sebenarnya, dan karyawan dapat
memberikan masukan dan saran untuk masalah yang tidak diketahui oleh
para atasan. Saran dan masukan yang diberikan oleh karyawan adalah hal
yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh organisasi karena hal
tersebut dapat menjadi masukan dan saran yang berguna dalam
meningkatkan kinerja dan memecahkan masalah yang ada di dalam
organisasi.
Selain itu, cara lain untuk meningkatkan komitmen organisasi
(organizational commitment) juga disampaikan oleh Kreitner dan Kinicki
(2009:167) dengan beberapa kegiatan seperti berikut:
1) Komitmen afektif dapat ditingkatkan dengan cara merekrut karyawan yang
mempunyai nilai-nilai pribadinya sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.
Lingkungan kerja yang positif dan menyenangkan juga dapat meningkatkan
hasrat atau keinginan karyawan untuk tetap bekerja bagi perusahaan.
2) Komitmen Continuance dapat ditingkatkan denga cara memberikan
karyawan kompensasi dan benefit melalui program-program yang dapat
meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
3) Komitmen normatif dapat ditingkatkan dengan cara memastikan bahwa
pihak manajemen tidak melanggar kontrak psikologisnya dan dengan
berusaha meningkatkan tingkat kepercayaan disemua lini perusahaan.

Comments

Popular Posts