Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Kepuasan Kerja

 


Pada setiap perusahaan pasti akan mengelola dan memastikan kualitas dari sumber daya
manusia yang dimiliki, karena sumber daya manusia merupakan aset utama perusahaan
supaya perusahaan dapat mencapai tujuan perusahaannya. Perlu adanya penerapan praktik
manajemen sumber daya manusia untuk memastikan sumber daya manusia yang ada
memiliki kualitas dan dedikasi yang baik. Praktik manajemen sumber daya manusia dalam
penelitian ini meliputi rekrutmen, pelatihan, penghargaan dan pengakuan, penilaian kinerja
serta lingkungan kerja. Proses-proses yang ada dalam praktik manajemen sumber daya
manusia tersebut diharapkan dapat mempersiapkan sumber daya manusia untuk memiliki
kualitas yang baik serta membantu karyawan untuk memenuhi kepuasan kerjanya. Apabila
praktik manajamen sumber daya manusia tersebut dapat diterapkan dengan baik dan benar,
maka perusahaan dapat memenuhi kepuasan kerja dari para karyawannya. Berdasarkan
penjelasan di atas terdapat beberapa dimensi yang menentukan terpenuhinya kepuasan
kerja seseorang yaitu dilihat dari pekerjaan tersebut, pembayaran, promosi, supervisi atau
pengawasan serta rekan kerja.
Penelitian mengenai praktik manajemen sumber daya manusia terhadap kepuasan kerja
sudah dilakukan sebelumnya oleh Dr. Mubashir Majid Baba pada tahun 2020 dengan judul
“Measuring Human Resource Management Practices and Job Satisfaction of Librarians in
Jammu & Kashmir”. Penelitian ini dilaksanakan di tujuh universitas di Jammu & Kashmir,
khususnya diperpustakaannya. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu
bagaimana praktik manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh terhadap
kepuasan kerja pustakawan di perpusatakaan universitas. Sedangkan tujuan khusus dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja pustakawan, menilai
hubungan antara praktik manajemen sumber daya manusia dan kepuasan kerja pustawakan
serta mengkaji penerapan praktik manajemen sumber daya manusia pustakwan di
perpustakaan universitas Jammu & Kashmir. Penelitian ini memiliki responden sebanyak
185 orang yang merupakan pustakawan perpustakaan dari tujuh universitas tersebut.
Pemilihan universitas tersebut berdasarkan dari convenience sampling. Proses pengambilan
data dalam penelitian ini yaitu dengan penyebaran kuesioner

Comments

Popular Posts