Budaya Organisasi

 


Budaya organisasi berkaitan dengan bagaimana pegawai
mempersepsikan karakteristik dari budaya suatu organisasi,
bukannya dengan apa mereka menyukai budaya itu atau tidak.
Artinya, budaya itu merupakan suatu istilah deskriptif. Budaya
organisasi merupakan suatu persepsi bersama yang dianut oleh
semua anggota organisasi. Luthans dalam Asri Laksmi (2017 : 6)
menyatakan:”Budaya organisasi merupakan norma-norma dannilainilai yang mengarahkan perilaku anggota organiassi. Setiapanggota
akan berperilaku sesuai dengan budaya yang berlaku agar diterima
oleh lingkungannya.” Selanjutnya Feter F. Druicker dalam Pabundu
Tika (4) menyatakan: Budaya organisasi adalah pokok penyelesaian
masalah-masalah eksternal dan internal yang pelaksanaannya
dilakukan secara konsisten oleh suatu kelompok yang kemudian
mewariskan kepada anggota-anggota baru sebagai cara yang tepat
untuk memahami, memikirkan dan merasakan terhadap masalahmasalah terkait serperti di atas. Menurut Sutrisno (2010 : 72) :
Budaya organisasi adalah sebagai perangkat system nilai-nilai
(values), atau norma-norma (beliefs), asumsi-asumsi
(asssumptions), atau norma-norma yang telah lama berlaku,
disepakati dan diikuti oleh para anggota suatu organisasi sebagai
pedoman perilaku dan pemecahan masalah-masalah organisasinya.
Budaya organisasi mempunyai peran yang sangat strategis untuk
mendorong dan meningkatkan efektivitas kinerja organisasi,
khususnya kinerja pegawai walaupun dalam jangka pendek maupun
jangka panjang. Peran budaya organisasi yaitu sebagai alat untuk
menentukan arah organisasi, mengatur apa yang boleh dan tidak
boleh dilakukan, bagaimana mengelola sumber daya organisasional
dan juga sebagai alat untuk menghadapi masalah dan peluang dari
lingkungan organisasi. Menurut Kreitner dan Kinicki (:83) budaya
organisasi mempunyai empat (4) fungsi yaitu:

  1. Memberikan identitas kepada pegawainya
  2. Memudahkan komitmen kolektif
  3. Mempromosikan stabilitas sistem social
  4. Membentuk perilaku dengan membantu manajer
    merasakan keberadaannya. Tiap karakteristik ini
    berlangsung pada suatu kontinum dari rendah ke tinggi.
    Maka dengan menilai organisasi itu berdasarkan tujuh
    karakteristik ini, akan diperoleh gambaran majemuk dari
    budaya organisasi suatu organisasi.

Comments

Popular Posts