Definisi Kinerja Karyawan.
Rivai dan Basri (2005) dalam penelitian Reza
(2010) mendefinisikan kinerja sebagai kesediaan seseorang atau kelompok oranguntuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung
jawab dengan hasil seperti yang diharapkan. Wirawan (20130:731) menyatakan
bahwa kinerja adalah salah satu variabel dependen yang berhubungan langsung
dengan kepemimpinan atau melalui variabel antara atau mediasi. Noor (2012),
Kinerja merupakan sesuatu yang kompleks dan senantiasa perlu ditingkatkan baik
dari sisi individual, kelompok, maupun organisasi. Komara (2009) dalam penelitian
Megawati (2012), kinerja adalah suatu hal yang sangat penting dalam upaya
organisasi untuk mencapai tujuan, yang mana salah satu cara yang dapat digunakan
untuk melihat perkambangan organisasi adalah dengan cara melihat hasil penilaian
kerja.
Menurut Riyadi (2011) dalam penelitian Megawati (2012), penilaian kinerja
adalah proses suatu organisasi mengevaluasi atau menilai karyawan. Apabila
penilaian prestasi kerja dilaksanakan dengan baik, tertib, dan benar, maka akan
membantu meningkatkan motivasi berprestasi sekaligus dapat meningkatkan
loyalitas para anggota organisasi. Oleh karena itu penilaian kinerja perlu dilakukan
secara formal dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh organisasi secara
obyektif.
Menurut Hasibuan (2002:95) dalam penelitian Megawati (2012) unsur-unsur
dalam penilaian kinerja, yaitu:
a. Kesetiaan.
Kesetiaan dicerminkan oleh karyawan dengan menjaga dan membela organisasi.
b. Kedisiplinan
Kedisiplinan adalah tindakan mematuhi peraturan-peraturan yang ada, dan
melakukan pekerjaan sesuai dengan instruktur yang diberikan kepadanya.
c. Kejujuran
Penilai menilai kejujuran dalam melaksanakan tugas, dan tanggungjawabnya.
d. Kerja sama
Penilai menilai hasil kerja yang baik kualitas atau kuantitas dapat dihasilkan
karyawan tersebut dari uraian pekerjaannya.
e. Kreativitas
Penilai menilai kemampuan karyawan dalam mengembangkan kreativitasnya
untuk menyesuaikan pekerjaan sehingga bekerja lebih berdaya guna.
f. Kepemimpinan
Penilai menilai kemampuan untuk memimpin berpengaruh mempunyai perbedaan
yang kuat, dihormati, berwibawa, dan dapat memotivasi bawahannya.
g. Kepribadian
Penilai menilai karyawan dan sikap perilaku, kesopanan, periang, disukai,
member kesan menyenangkan, memperhatikan sikap yang baik serta
berpenampilan simpatik dan wajar.
Comments
Post a Comment