Faktor-faktor Pembentuk Budaya Organisasi
Menurut Tika (2010), ada beberapa unsur yang mempengaruhi
terbentuknya budaya organisasi yaitu:
- Asumsi dasar;
- Keyakinan untuk dianut;
- Pemimpin atau kelompok pencipta pengembangan budaya
organisasi; - Pedoman mengatasi masalah;
- Berbagi nilai (sharing of value);
f. Pewarisan (learning process);
g. Penyesuaian atau adaptasi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya budaya
organisasi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut (Tika, 2010) :
a. Asumsi dasar.
Asumsi dasar berfungsi sebagai pedoman bagi anggota maupun
kelompok dalam organisasi untuk berperilaku.
b. Keyakinan untuk dianut.
Dalam budaya organisasi terdapat keyakinan yang dianut
dan dilaksanakan oleh para anggota organisasi. Keyakinan ini
mengandung nilai-nilai yang dapat berbentuk slogan atau moto,
asumsi dasar, tujuan umum organisasi/perusahaan, filosofi usaha,
atau prinsip-prinsip yang menjelaskan usaha.
c. Pemimpin atau kelompok pencipta pengembangan budaya
organisasi.
Budaya organisasi perlu diciptakan dan dikembangkan oleh
pemimpin organisasi atau kelompok tertentu dalam organisasi
tersebut.
d. Pedoman mengatasi masalah.
Dalam organisasi terdapat dua masalah pokok yang sering muncul,
yakni masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal. Kedua
masalah tersebut dapat diatasi dengan asumsi dasar keyakinan yang
dianut bersama anggota organisasi.
e. Berbagi nilai (sharing value).
Dalam budaya organisasi perlu berbagai nilai terhadap apa yang
paling penting diinginkan atau apa yang lebih baik atau berharga
bagi seseorang.
9
f. Pewarisan (learning process).
Asumsi dasar dan keyakinan yang dianut oleh anggota organisasi
perlu diwariskan kepada anggota-anggota baru dalam organisasi
sebagai pedoman untuk bertindak dan berperilaku dalam
organisasi/perusahaan tersebut.
g. Penyesuaian atau adaptasi.
Perlu adanya penyesuaian terhadap pelaksanaan peraturan atau
norma yang berlaku dalam organisasi tersebut, serta penyesuaian
antara organisasi dengan perubahan lingkungan.
Comments
Post a Comment