Fungsi Budaya Organisasi
Menurut Kinicki dan Fugate (2012) fungsi budaya organisasi
adalah sebagai berikut:
a. Memberikan anggota identitas organisasi;
b. Memfasilitasi komitmen bersama;
c. Meningkatkan stabilitas sistem sosial;
d. Membentuk perilaku dengan membantu anggota memahami
lingkungan mereka.
Budaya organisasi dapat membentuk perilaku dan tindakan
anggota dalam menjalankan aktivitasnya. Budaya organisasi
sangat penting peranannya dalam mendukung terciptanya suatu
organisasi atau perusahaan yang efektif. Secara lebih spesifik,
budaya organisasi dapat berperan dan menyajikan pedoman
perilaku kerja bagi anggota organisasi.
10
1.4. Indikator Budaya Organisasi
Edison (2016), menyebutkan bahwa dalam budaya organisasi
memiliki beberapa indikator yang mempengaruhi, yaitu sebagai
berikut :
a. Kesadaran diri.
Anggota organisasi dengan kesadarannya bekerja untuk
mendapatkan kepuasan dari pekerjaan mereka,
mengembangkan diri, menaati aturan, serta menawarkan
produk-produk berkualitas dan layanan tinggi.
b. Keagresifan.
Anggota organisasi menetapkan tujuan yang menantang
tetapi realistis. Mereka menetapkan rencana kerja dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut serta mengejarnya dengan
antusias.
c. Kepribadian.
Anggota bersikap saling menghormati, ramah, terbuka dan
peka terhadap kepuasan kelompok serta sangat
memperhatikan aspek-aspek kepuasan pelanggan, baik
internal maupun eksternal.
d. Performa.
Anggota organisasi memiliki nilai kreatifitas, memenuhi
kuantitas, mutu dan efisien.
e. Orientasi tim
Anggota organisasi melakukan kerjasama yang baik serta
melakukan komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan
keterlibatan aktif para anggota, yang pada gilirannya
mendapatkan hasil kepuasan tinggi serta komitmen bersama
Comments
Post a Comment