Motivasi

 


Menurut Hasibuan (2014:92) mengemukakan bahwa motivasi
berasal dari kata latin “movere” yang berarti “dorongan” atau
“daya penggerak”. Motivasi ini hanya diberikan kepada manusia,
khususnya kepada para bawahan atau pengikut. Pada dasarnya
perusahaan bukan saja mengharapkan karyawan yang mampu,
cakap dan terampil, tetapi yang terpenting mereka mau bekerja
giat dan berkeinginan untuk mencapai hasil kerja yang optimal.
Dengan kata lain motivasi kerja adalah sesuatu yang
menggerakkan seseorang untuk bertindak dengan cara tertentu
atau sekurang-kurangnya mengembangkan cara tertentu sebagai
wujud seseorang yang memiliki motivasi keberhasilan yang
tinggi. (Eka,2018).
Kekuatan motivasi kerja berpandang dalam upaya personel untuk
bekerja keras. Pengeluaran upaya ini mungkin menghasilkan prestasi
yang baik atau mungkin juga sebaliknya, karena paling tidak ada dua
faktor penting yang harus benar jika upaya akan diubah menjadi
prestasi. Pertama, tenaga kerja harus mempunyai kemampuan yang
diperlukan untuk mengerjakan tugasnya dengan baik. Faktor kedua
adalah persepsi tenaga kerja yang bersangkutan tentang bagaimana
upayanya dapat diubah sebaik-baiknya menjadi prestasi. Terdapat
dua syarat pokok untuk memotivasi seseorang yaitu :
Insentif atau ganjaran harus penting bagi orang tersebut.
la harus merasa bahwa upaya yang dilakukan mungkin mengarah
pada perolehan ganjaran.
Para pekerja sebenarnya mempunyai motivasi yang sangat beraneka
ragam, bukan hanya motivasi karena uang ataupun keinginan untuk
kepuasan, tetapi juga kebutuhan akan berprestasi dan mempunyai
arti dalam bekerja. Mereka berpendapat bahwa sebagian besar
individu sudah mempunyai dorongan untuk menyelesaikan
pekerjaan dengan baik, dan tidak selalu memandang pekerjaan
sebagai sesuatu hal yang tidak menyenangkan. Bahkan para pekerja
umumnya akan memperoleh kepuasan karena prestasi yang tinggi
sehingga bisa diberi tanggung jawab yang lebih luas untuk
mengambil keputusan dan melaksanakan tugas-tugas mereka,
karena sudah punya dorongan untuk bekerja dengan baik dan
kemungkinan besar bisa mencapai tujuan organisasi dengan cara
mereka. (Utama,2018)

Comments

Popular Posts